Delapan Raperda Siap Dibahas di DPRD Sekadau

oleh
Ilustrasi - Raperda

SEKADAU – Delapan rancangan peraturan daerah yang telah disahkan pada pembahasan rapat paripurna, 3 November lalu, siap dibahas bersama eksekutif. Nantinya, raperda tersebut akan ditelaah secara akademik oleh Universitas Kapuas Sintang (Unkas).

“Hasilnya nanti akan disingkronkan dengan eksekutif,” kata Subandrio, ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Sekadau dikantornya, Selasa (07/11/17).

Menurutnya, semua patut bersyukur kepada semua anggota dewan melalui delapan fraksi telah menyetujui perda inisiatif tersebut. Ia mengakui bahwa baru tahun ini Dewan cukup produktif menghasilkan 8 perda.

“Kita mengapresiasi semua anggota dewan yang telah bersama-sama untuk menbahas raperda tersebut. Apalagi delapan raperda tersebut berpihak ke masyarakat. Makanya pembahasannya nanti kita gabung dengan raperda yang diusulkan oleh eksekutif,” kata politikus Nasdem ini.

Lebih lanjut Suban menyebutkan, delapan Raperda yang akan dijadikan perda adalah Raperda perlindungan dan pemberdayaan petani, Raperda pengendalian limbah bahan berbahaya dan beracun, Raperda kemitraan bidan dan bidan kampung, kemudian Raperda penyelengaraan usaha perkebunan, Raperfa pedoman pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat, selanjutnya Raperda penyelengaraan kesejeahteraan sosial, jaminan kesehatan daerah, kemudian yang terakhir adalah Raperda kedudukan protokoler pimpinan dan anggota lantas DPRD Kabupaten Sekadau.

Ditempat yang sama, Abuntono, SP, Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Kabupaten Sekadau menyambut baik Raperda inisiatif dewan yang dibahas tahun ini. Karena delapan raperda tersebut menjadi fokus kerja tahun depan. Apalagi Raperda dari inisiatif dewan berpihak kepada masyarakat.

“Sebagai wakil rakyat sudah sepantasnya berpihak kepada masyarakat dan mengabdi kepada maayarakat dengan cara membela kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Sementara dari Fraksi Gerindra, Yodi Setiawan, S.Sos menyambut baik raperda tersebut.  Ia meminta kepada rekan lain agar mendukung bakal perada inisiatif Dewan.

“Saya sangat mengapresiaai sekali ada Raperda inisiatif dewan ini,” pungkasnya. (Yahya)