Porprov di Barut Terancam Gagal Dilaksanakan

oleh
Langkah persiapan sudah dilakukan. Salah satunya pembenahan lapangan sepakbola stadion swakarya, Muara Teweh

MUARA TEWEH – Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah, yang akan diselenggarakan di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, pada akhir 2018 mendatang terancam gagal. Pasalnya, alokasi anggaran untuk kegiatan itu belum ada.

Kepala Bappeda Litbang Barut, Muhlis, Senin (06/11/17) mengatakan, kemungkinan pelaksanaan masih ada karena pihak pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan provinsi mengenai dana searing.

Menurutnya, saat ini pihak provinsi memang hanya mengalokasikan dana kurang lebih Rp2,5 miliar. Sementara sisanya harus daerah yang menyediakannya. Akan tetapi dengan besaran anggaran, nampaknya diperlukan koordonasi masalah dana searing dari pihak provinsi tersebut.

Sebab kata Muhlis, anggaran untuk pelaksanaan Porprov lebih besar atau kurang lebih Rp20 miliar. Dengan alokasi dana yang diberikan provinsi itu, maka daerah lebih banyak mengalokasikan. Sehingga inilah yang menjadi permasalahan.

“Kita terus berkoordinasi dengan provinsi mengenai dana ini. Kalau bisa dana itu lebih besar dari yang ada,” katanya.

Dijelaskannya, pada pelaksananaan kegiatan ini, kontingen yang akan hadir terdiri dari tiga belas kabupaten dan satu kota, dimana para atlet diperkiraan mencapai ribuan orang. Sehingga ini juga harus disediakan anggaran lebih besar.

Kalau masalah infrastruktur memang seluruhnya ditanggung oleh Pemkab Barut, dan sudah menyiapkan kesiapannya.

“Hanya saja kalau dana tidak mencukupi, maka inilah yang menjadi kendala,” tuturnya.

Apalagi pada tahun 2018, pemkab juga akan melaksanakan pemilihan kepala daerah, dimana banyak tersedot anggaran untuk pelaksanaan itu. Dengan banyaknya anggaran, maka jelas sangat menyedot anggaran APBD.

“Kita sedang mencari jalan keluar mengenai pelaksanaan, agar nantinya dapat berjalan sesuai harapan,” pungkasnya. (Bani)