Kepala Inspektorat Kalteng, Akan Ajukan Banding Terkait Kasus Korupsi

oleh
Kepala Inspektorat Kalteng, Saidina Aliansyah

PALANGKA RAYA – Salah seorang terpidana kasus korupsi pakaian adat dan alat musik adat yang merugikan negara hingga mencapai Rp200 juta lebih di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kalimantan Tengah, Saidina Aliansyah menyatakan akan melakukan upaya banding, dengan putusan Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi Palangka Raya yang memvonisnya dengan satu tahun kurungan penjara dan denda sebesar Rp50 juta.

“Saya merasa tidak bersalah. Saya minta lebih adil saja.Hasil dari pengadilan, saya tidak memakan uang itu dan tidak disuruh untuk mengembalikan uang yang ditudingkan,” kata Kepala Inspektorat Kalteng ini, di Palangka Raya, Senin (06/11/17).

Menurutnya, keputusan hakim belum inkrah. Terbukti dirinya bersama terdakwa lainnya masih diberikan kesempatan mengajukan banding. Apalagi tidak ada penahanan, setelah vonis dijatuhkan saat di pengadilan oleh hakim beberapa waktu lalu.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah ini, akan mengajukan banding, karena kekeh selama ini merasa tidak pernah melakukan tindak pidana korupsi seperti yang dituduhkan kepadanya, kendati hakim telah memvonis dirinya.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, menegaskan, setelah adanya vonis yang dijatuhkan hakim kepada Saidina Aliansyah, berencana akan masih mencari pengganti yang tepat dan tidak sembarangan untuk menduduki jabatan Kepala Inspektorat Kalteng. (tva)