Ada lubang di Tengah, Warga Harus Ekstra Hati-Hati Lewati Jalan Negara

oleh
Anggota Satuan lalu lintas Polres Barut, saat bersama warga melihat kondisi jalan, Sabtu (04/11/17)

MUARA TEWEH – Hujan selama beberapa hari menyelimuti Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Selain air sungai Barito naik, juga mengakibatkan penurunan badan jalan di wilayah kilometer 23 arah Kabupaten Murung Raya.

Akibat penurunan badan jalan tersebut, kendaraan yang lewat harus ekstra hati-hati. sebab ada lubang menganga yang siap mengancam pengedara lewat. Bahkan untuk menghindari kecelakaan, warga sengaja menaruh pohon di tengah jalan.

“Sengaja kami menaruh pohon di lubang jalan, guna mengantisipasi kendaraan yang lewat agar jangan terperosok,” kata Agus, warga setempat.

Menurutnya, terjadinya penurunan hingga jalan berlubang karena akibat hujan yang secara terus-menerus turun selama beberapa hari ini. Sedangkan badan jalan di bawahnya labil, sehingga rawan longsor saat hujan terjadi.

Pihaknya berharap dengan kerusakaan tersebut, agar cepat dilakukan perbaikan. Hal ini guna menghindari kerusakan lebih parah lagi. Apalagi kendaraan berat setiap hari melewati jalan yang mengubungkan antara Kota Muara Teweh ke Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya.

Selain itu, jalan antar kabupaten ini merupakan kewenangan provinsi. Sehingga Dinas Pekerjaan Umum diharapkan melakukan pengecekan ke lapangan.

“sebagai warga kami hanya bisa berharap, agar jalan segera diperbaiki guna menghindari kerusakaan lebih parah lagi,” timpal Agus.

Hal yang sama juga diungkapkan Basuki,  salah seorang pengemudi angkutan travel jurusan Palangkaraya – Puruk Cahu,  dimana sebelumnya tidak terjadi keruskaan.

“Minggu kemarin saya lewat masih belum seperti itu, tapi hari ini saya kaget ada lubang menganga di tengah jalan. Kalau tidak diperbaiki tentu ini bisa membahayakan pengendara,” ujarnya. (Bani)