Tim Saber Pungli OTT Kades Jeruju Besar Jelang Salat Jumat

oleh

KUBU RAYA – Diduga melakukan Pemungutan Liar (Pungli), Nurhalijah, Kepala Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), Jumat (03/11/17).

Tim Saber Pungli mengamankan Kepala Desa Jeruju Besar ini, saat berada diruang kerjanya, Kantor Desa Jeruju Besar, tepatnya menjelang Salat Jumat, sekitar pukul 11.10 Wib.

Nurhalijah tertangkap tangan, saat sedang menerima dan menghitung uang komisi hasil penjualan tanah dari warga setempat berinisial JN.

Sumber resmi B-ONETV yang berada di lokasi kejadian mengatakan, tak hanya Kepala Desa Jeruju Besar yang diamankan, namun semua perangkat desa termasuk Kepala Dusun yang sedang piket juga diangkut tim Saber Pungli untuk diperiksa di Mapolresta Pontianak.

“Ibu kades ditangkap disaat menerima sejumlah uang dari JN,” ungkap sumber itu.

Lanjut sumber itu, dalam menjalankan tupoksinya sebagai Kepala Desa, Nurhalijah dikabarkan telah menetapkan kebijakan enam persen kepada setiap penjual tanah untuk biaya administrasi pelepasan hak.

“Padahal, kebijakan itu belum ada aturannya seperti perdes. Itu kan sama juga pungli. Kecuali ada perdesnya. Jadi kalau ada penarikan biaya harus melalui mekanisme,” terangnya.

Diketahui, Nurhalijah merupakan Kepala Desa yang terpilih dalam Pilkades Serentak tahun 2015. Ia dilantik pada bulan Januari 2016 bersama 41 kades lainnya.

Usai dilantik, ia berusaha melakukan pembenahan terhadap bangunan kantor Desa Jeruju Besar yang kondisinya memprihatinkan. Disamping itu, Nurhalijah juga telah mengukir prestasi, yakni membentuk BUMDes pertama di Kubu Raya.(Dody)