TPID Kalteng Pastikan Stok Komoditas Aman Jelang Akhir Tahun

oleh
TPID Kalteng, saat menjamin ketersediaan pangan jelang akhir tahun

PALANGKA RAYA – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Tengah, menyatakan persediaan pangan di Bumi Tambun Bungai, jelang natal dan tahun baru 2018, dipastikan aman. Hal ini disampaikan Analis Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Tengah, Edi Saputra saat rilis di Palangka Raya, Jumat (02/11/17).

Untuk memastikan hal tersebut, Abang Jakarta Barat 2011 ini menjelaskan, TPID akan tetap melakukan pemantauan harga pasar secara berkala melalui pusat informasi harga pangan strategis. Setelah diketahui ada terjadi ketidakwajaran harga, instansi terkait akan melakukan pemanfaatan pasar penyangga, kolam penyangga dan pasar penyeimbang. Ini dilakukan untuk memastikan pasokan dari komoditas tertentu sesuai permintaan.

Selain itu juga, TPID melakukan langkah antisipatif untuk mengatasi fenomena jelang akhir tahun. Diantaranya, Bulog akan tetap melakukan dan menggalakkan pembagian beras restra, pelaksanaan operasi pasar murah dan pemanfaatan rumah pangan.

“Untuk stok beras, sebanyak 5.990 ton, sampai empat bulan kedepan, gula sebanyak 1.806 ton, minyak goreng 36.048 liter, daging kerbau 3.406 kilogram dan bawang putih 10,4 ton,” tuturnya.

Kemudian Dinas Tanaman Hortikultura, Pangan dan Peternakan, dengan program penanaman komoditas pangan yang diinisiasi, sudah memasuki masa panen, sehingga harga bawang merah turun, karena produksi meningkat saat panen, berkat program intensif penanaman bawang merah dan cabai.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas pasar penyeimbang untuk mengendalikan stabilitas harga komoditas termasuk daging ayam ras, dengan penambahan stok ayam ras untuk kandang sebanyak 25 ribu ekor, telah dilakukan.

Dinas perhubungan akan memprioritaskan alat angkutan yang masuk perkotaan yang mengangkut komoditas bahan pangan, untuk menjaga distribusi lancar dan cepat serta tetap menjaga kualitas yang baik dengan harga yang terjangkau.

“Jadi pada alat timbang akan diprioritaskan truk yang membawa bahan pangan dan di dermaga-dermaga, juga akan diprioritaskan untuk kapal laut yang membawa bahan pangan,” ujarnya.

Begitu juga pasokan tabung elpiji 3 kilogram. Untuk Kalteng sebanyak 1.193.120 tabung. Khusus untuk Kota Palangka Raya, 217.280 tabung, yang akan dilakukan monitoring oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, guna memastikan distribusi tetap sasaran. (tva)