PDAM Barut Genjot Kualitas dan Kuantitas Layanan Air Bersih

oleh
Direktur PDAM Barut, Agus Surjanto saat memberikan paparan, di aula setda, Rabu (01/11/17)

MUARA TEWEH – Badan peningkatan penyelenggaraan sistem penyediaan air minum, Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, telah mengadakan workshop fasilitasi penerapan tarif full cost recovery , Rabu (01/11/17).

Dalam workshop tersebut, hadir beberapa kepala SOPD dan pihak konsultan serta BPPSPAM.

Direktur PDAM Barut, Agus Surjanto saat melakukan pemaparan menjelaskan, identifikasi masalah kualitas dan kuantitas sumber air baku semakin kurang dan terbatas. Selain itu, sarana dan prasarana semakin meningkat. Sehingga biaya tarif yang ada sudah tidak memungkinkan. Oleh karena itu perlu penyesuaian.

Menurutnya, strategi dan rencana tindak untuk sektor air bersih yang mendesak adalah peningkatan kapasitas air baku, juga kapasitas instalasi dan optimalisasi sarana dan prasarana air bersih.

Rencana Strategis business plan PDAM Barut, diantaranya program peningkatan jumlah produksi dan efesiensi pembangunan water treatment plan, pengembangan dan rehabilitasi jaringan perpipaan. Kemudian upaya menurunkan tingkat kehilangan air secara komperhensip.selain itu pengembangan wilayah cakupan pelayanan.

Dijelaskannya pula, program pengembangan dalam bidang keuangan untuk meningkatkan pendapatan,diantaranya penambahan sambungan rumah,penyesuaian tarif, meningkatkan efesiensi penagihan, reklasifikasi pelanggan, penggantian water meter pelanggan dan menekan non revenus water (NRW).

Kemudian lanjutnya, efesiensi biaya dengan pengendalian biaya, penerapan sistem internal kontrol, penerapan skala prioritas investasi dari pertimbangan biaya pendapatan dan sumber dana.

Kemudian lanjut Agus Surjanto, untuk program pemgembangan peningkatan pelayanan dengan standarisasi kualitas pelayanan dengan penyempurnaan sistem informasi manajemen untuk kemudahan akses informasi. Selanjutnya cakupan pelayanan survei kepuasan pelanggan dan sosialisasi program PDAM ke masyarakat dan stakeholder.

Asisten bidang kesejahteraan rakyat Setda Barito Utara, Jufriansyah mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan tidak lain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan diadakan kegiatan workshop ini, nantinya dapat diketahui oleh masyarakat luas,agar kedepannya PDAM dapat meningkatkan pelayanan juga lebih lagi adalah dalam hal pendapatan. (Bani)