Hari Pertama Operasi Zebra di Pontianak, Ini Pelanggarannya

oleh
Sejumlah pengendara yang terkena razia dan dilakukan tilang oleh petugas

PONTIANAK – Dihari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Kapuas 2017 di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, diperkirakan telah menjaring ratusan pengendara, dan didominasi pengendara kendaraan roda 2.

Seperti yang terpantau B-ONETV, misalnya razia yang digelar di Jalan Rahadi Usman, Pontianak, yang digelar rabu sore sekitar pukul 15.00 WIB, petugas berhasil menjaring setidaknya ratusan pelanggar lalu lintas dengan jenis pelanggaran bervariasi.

“Sasaran operasi ini utamanya adalah kepada pengendara yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas),” ungkap Kasi Turjawali Subdit Bingakum, Ditlantas Polda Kalbar, Kompol Antoni Pelamonia, Rabu (01/11/17).

Selain itu, menurut Kompol Antoni, giat ini juga menyasar kelengkapan surat menyurat kendaraan dan kelengkapan kendaraan bermotor itu sendiri. Misalnya kelengkapan Surat Ijin Mengemudi (SIM), STNK, penggunaan helm ber SNI serta terhadap pajak kendaraan itu sendiri.

“Kita gelar operasi ini dari jam 10.00 wib tadi, yang kita tindak juga adalah pelanggaran bersifat kasat mata misalnya menerobos lampu merah (traffic light) dengan E-Tilang, sedangkan jumlah pengendara yang kita tilang belum saya dapatkan datanya, namun diperkirakan sudah ratusan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah Pontianak Wilayah I BPKPD Markus Dalon menuturkan jika dalam 14 hari kedepan, pemerintah provinsi kalimantan barat menyediakan program kepada masyarakat, yakni bebas denda pajak dan BNKB. Sehingga jika ditemukan ada pelanggaran misalnya terkait pengesahan STNK, maka pengendara bisa bayar pajak langsung dibayar di tempat dan tidak dikenakan pajak.

“Bukan hanya pada operasi zebra ini saja, tapi program ini kami berikan hingga 29 Desember nanti,” tambahnya.

Sedangkan, razia yang dilaksanakan bersama Dirlantas Polda Kalbar, dibantu Satpol PP, dan Pom TNI AD ini cukup mengagetkan para pengendara. Misalnya saja, Iwan (27), Warga Jalan Kom Yos Sudarso Pontianak.

Dirinya berdalih lupa membawa kelengkapan surat menyurat lengkap, dan tidak menyangka akan ada razia tersebut, sehingga diberikan tilang oleh petugas.

“Saya terima jak ditilang, karena saya salah, lupa bawa STNK abis dipakai adek tadi. Sehingga rencana mau ke jalan tanjung pura untuk ketemu kawan di warung kopi terpaksa dibatalkan, soalnya ngurus ini lah dulu nih, kan kena tilang,” pungkasnya. (Budi)