Pelatihan Medical First Responder Digelar SAR Pontianak

oleh
Pelatihan yang digelar SAR Pontianak

PONTIANAK – Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak melakukan pelatihan Medical First Responder bagi Potensi SAR di Kalimantan Barat.

Pelatihan yang akan dilaksanakan selama 6 ( enam ) hari ini dimulai tanggal 30 Oktober dan berakhir tanggal 04 November 2017 dan diikuti 40 ( empat puluh ) peserta dari berbagai  potensi SAR di Kalimantan Barat.

SAR Pontianak melalui siaran persnya, Selasa (31/10/17) mengatakan ada sejumlah metode yang akan digunakan dalam pelatihan ini.

Sementara bertindak sebagai Inspektur Upacara Kasubdit Pengelolaan Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Zainul Thahar, S.T.

Dalam sambutannya Deputi Bina Tenaga dan Potensi Pencarian dan Pertolongan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yabg dibacakan, Zainul Tahar menyampaikan jika pelatihan ini merupakan bentuk pembelajaran awal yang dilakukan oleh Kantor SAR terhadap potensi SAR guna memberikan bekal pengetahuan, keterampilan serta pembentukan sikap mental kepada para peserta dengan harapan setelah menyelesaikan program pelatihan ini.

“Serta terwujudnya pemahaman tentang pertolongan pertama medis bagi korban kecelakaan atau musibah sesuai dengan tujuan pelaksanaan pelatihan ini,” pungkas dia.

Pada pelatihan ini dibagi beberapa teori kelas, drill kering, simulasi dan praktek lapangan sedangkan materi pelatihan meliputi:

– Pengantar Medical First Responder.
– Kedaruratan Lingkungan
– BHD dan RJP
– Pemindahan Korban
– Terapi Oksigen
– Penilaian Korban
– Cidera Alat Gerak
– Cidera Jaringan Lunak
– Triage
– Simulasi

(HMS PTK/dd)