Residivis Kambuhan Didor Polisi

oleh
Ilustrasi - Residivis ditangkap polisi

PONTIANAK –  Zul (29) warga Jalan Srikaya, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan lataran berusaha kabur saat pengejaran anggota Reskrim Polsek Pontianak Barat.

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis mengatakan,  pelaku yang merupakan residivis tersebut mengambil secara paksa tas yang dibawa korbannya yang  baru berisia 10  tahun.

“Kejadiannya pada 18 Oktober 2017, sekitar pukul 13.30 WIB, disebuah lorong yang menghubungkan antara Komplek Duta Kalbar Indah dengan Gang Jarak Kecamatan Pontianak Barat,” ujarnya, Minggu (29/10/17).

Ia mengatakan, korban sempat berteriak maling dan pelaku langsung kabur. Karena takut ketahuan dan ditangkap warga, pengangguran ini memilih bersembunyi di bawah kolong rumah warga dan baru keluar menjelang magrib.

“Sekitar pukul 20.00 pelaku mengaku menjual barang milik pelaku seharga Rp300 ribu di sebuah kounter hape Jalan Ampera Pontianak Kota. Uang hasil penjualan hape tersebut, dipergunakan pelaku untuk bermain dindong di Kampung Beting,” paparnya.

Hasil penyidikan dan juga dari informan, pelaku ini sedang bermain dindong. Anggota Polsek Pontianak Barat kemudian mendatangi lokasi pelaku bermain.

Katanya lagi, pada saat anggota reskrim Polsek Pontianak Barat mendatangi lokasi, pelaku ini memandang dan kemudian kabur. Namun belum jauh kabur, pelaku kemudian tertangkap.

Ketika diminta untuk menunjukan lokasi yang jadi tempat pelaku melakukan aksinya, ia pun kembali kabur. Tidak ingin buruan depan mata kembali menghilang, anggota Polsek Pontianak Barat mengeluarkan tembakan peringatan keatas.

Baca: Bapak Tiri di Pontianak Cabuli Anaknya

“Tetapi pelaku tetap kabur, terpaksa diarahkan pada bagian kaki,” ungkapnya.

Kompol Bermawis menambahkan, pelaku merupakan residivis kambuhan dalam perkara pengelapan di tahun 2016 lalu dan mendapat vonis 10 bulan.

“Termasuk kasus pencurian ditahun 2017 dan divonis 4 bulan di Pengadilan Negeri Pontianak. Pelaku kini sudah ditahan dan dikenakan pasal 365 sub pasal 363 KUHPidana ancaman diatas lima tahun,” pungkasnya. (Andi)