Rambat Jadi Maskot Pilkada Barito Utara

oleh
Ketua KPU Kalteng Ahmad Syar'i bersama Maskot Rambat, didampingi Bupati, H. Nadalsyah dan unsur muspida, Minggu (29/10/17). Foto : Bani

MUARA TEWEH – Usai melaksanakan sosialisasi sadar pemilu melalaui gerak jalan sehat. Komisi Pemilihan Umum, Kabupaten Barito Utara, Minggu (29/10/17) meluncurkam maskot yang akan digunakan dalam Pilkada mendatang.

Maskot itu adalah ‘Rambat’, dan nama tersebut sudah tak asing lagi bagi masyarakat baik di Kabupaten Barito Utara maupun di Provinsi Kalimantan Tengah.

Ketua KPU Kalimantan Tengah, Ahmad Syar’i didampingi Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah dan Wakil Bupati, Ompie Herby mengatakan kepada B-ONETV, Minggu (29/10/17), bahwa maskot ini sebagai perlambangan beberapa makna.

Dijelaskannya, rambat merupakan tas khas asli dayak yang terbuat dari anyaman rotan kerajinan yang ada di Kecamatan Gunung Purei, dan Teweh Timur. Kerajinan ini cukup terkenal diseluruh pelosok nusantara, bahkan mancanegara.

“Harapannya,maskot ini dapat menjadi suatu ikon sosialisasi yang dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat, ” katanya disela-sela acara peluncuran maskot Pilkada.

Disamping itu lanjut dia, masyarakat harus terus memperhatikan potensi yang dimiliki Barito Utara, apalagi potensi ini nantinya dapat mensejahterakan warga. Maskot ini juga diharapkan menjadi promosi produk asli lokal untuk meningkatkan perekonomian warga.

Sebab kata dia, dengan maskot rambat ini dipilih juga warna, seperti pada kepala menggunakan laung (ikat kepala khas dayak) dengan dua ujung simpul ikatan melambangkan pasangan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati.

Kemudian wajah gembira melambangkan bahwa Pilkada 2018 dilaksanakan secara Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil oleh seluruh lapisan masyarakat dengan penuh suka cita dan rasa optimis yang tinggi.

Tangan kanan pada maskot memegang surat suara dan tangan kiri menggenggam erat paku dengan maksud serta tujuan mengingatkan kepada warga, khususnya para pemilih untuk menggunakan haknya. Sedangkan kedua belah tangan mengacung tanda mengajak “ayo bersama memilih”.

“Kemudian adanya juga warna dasar Komisi Pemilihan Umum, ada perpaduan dengan melambangkan keramahan yang bermartabat,” pungkasnya. (Bani)