Master Catur Internasional Ramaikan Turnamen Catur TNI

oleh
Ketua Percasi Kalteng, Agustiar Sabran menantang 16 pecatur bermain simultan, diantaranya Kapenrem 102/Pjg Mayor Inf Maksun Abadi

PALANGKA RAYA – Dua master catur berskala internasional, 24 orang master nasional dan 50 master yang telah mendapat pengakuan langsung Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), ikut ambil bagian bersama 194 peserta lainnya dalam tournament TNI chess tingkat nasional, yang berlangsung dari 27-29 Oktober, di Aula Harati Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang digelar, masih dalam rangkaian memeriahkan HUT TNI ke 72 ini,  mempertandingkan 4 kategori, yaitu standar terbuka, catur standar junior putra dan putri serta standar bergilir. Dengan total hadiah yang disiapkan sebanyak Rp80 juta dan memperebutkan piala Danrem 102 Panju Panjung.

“Kegiatan ini juga untuk menggairahkan semangat berolahraga masyarakat serta merupakan salah satu wujud pembinaan teritorial dan kemanggulan TNI AD dengan rakyat,” kata Danrem 102/Pjg Kolonel Arm H Naudi Nurdika S.I.P,  M.Si saat membuka kegiatan tersebut.

Bahkan tak menutup kemungkinan, akan ada atlet-atlet muda yang bisa dibanggakan bangsa Indonesia. Hal ini tentu saja bisa terjadi, jika pemberdayaan, pendanaan, pelatihan serta pembinaan benar-benar ditangani secara serius.

Sementara itu Ketua Percasi Kalteng, Agustiar Sabran, memberi apresiasi atas digelarnya even skala nasional tersebut. Apalagi sampai diikuti master catur nasional dan internasional, sehingga dapat memotivasi pecatur lokal agar bisa sehebat mereka.

Dalam kesempatan itu, kakak kandung gubernur Kalteng ini, menantang 16 pecatur handal dari lingkup TNI, diantaranya Kepala Penerangan Korem, Mayor Inf Mahsun Abadi, untuk bermain catur simultan. Dari hasil tanding yang menyita waktu sekitar 2 jam ini, Agustiar menang  dari 14 pecatur, sedangkan dua lainnya dikalahkan.

Usai tanding, Kapenrem Mayor Inf Mahsun Abadi, mengakui keunggulan Agustiar. Saat mulai pertandingan, strategi pertahanan sudah dibuat untuk membendung perlawanan lawan.

“Sangat bagus permainan beliau. Stamina, ketenangan semua oke. Juga gesturnya kelihatan sekali. Untuk membongkar pertahanan sangat sulit. Sangat pantas jadi Ketua Percasi Kalteng,” ujarnya.

Kemenangan atas 14 pecatur tersebut, tak membuat Agustiar menjadi jumawa. Ia hanya sering menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan dengan menebar senyum. (tva)