Ini Tanggapan DPRD Sanggau Tentang Pagar BRI Yang Amputasi Hak Pejalan Kaki

oleh
Konggo Tjintalong Tjondro, Anggota DPRD Sanggau. Foto : Indra

SANGGAU – Menanggapi polemik keberadaan pagar Bank BRI di simpang empat pasar Sentral, Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Beringin,Kecamatan Kapuas, Sanggau, Kalimantan Barat.

Anggota DPRD Sanggau, Konggo Tjintalong Tjondro meyakini adanya pelanggaran terkait pembangunan pagar bank BRI tersebut. Untuk itu, dia meminta Pemerintah Daerah turun langsung melihat kondisi reel di lapangan, mengingat pagar bank BRI jelas-jelas membahayakan pengguna jalan.

Pagar Bangunan BRI Yang Menuai Polemik Karena Dituding Memakan Badan Jalan Negara. Foto : Indra

“Orang yang dari ampera itu tidak kelihatan, karena menutup pandangan pengguna jalan, saya terus terang tidak mengerti sama sekali kenapa pagar itu bisa disitu,” kata Konggo kepada B-ONETV, Jumat (27/10/17).

Politisi Golkar itu mengaku tidak habis pikir kenapa pemerintah bisa mengeluarkan IMB bangunan tersebut. Jika pihak BRI mengaku menggunakan IMB lama, jelas itu melanggar aturan. Namun Konggo merasa yakin pemda tidak bakal mengeluarkan IMB sampai disitu (pagar).

Konggo sangat menyayangkan telah dibangunnya pagar tersebut, padahal jelas-jelas menyalahi aturan. Mestinya sebelum atau minimal pada saat dikerjakan pihak kontraktor ditegur, jangan sudah jadi baru diributkan.

“Ini juga kesalahan pemda, pagar itukan nampak jelas menyalahi aturan, harusnya diingatkan dari awal, ditegur dari awal, tinggal menunggu kebijakan selanjutnya dari pemda, apakah dibongkar atau tidak, yang jelas keberadaan pagar itu menyalahi aturan,” ujar Konggo. (Indra)