Polda Kalbar Amankan Penjual Mercuri

oleh
HA Pelaku penjual mercuri

PONTIANAK – Selama enam tahun berdagang Mercuri zat berbahaya bagi kesehatan manusia dan hewan, H.A akhirnya ditangkap anggota Krimsus Polda Kalbar, Sabtu (21/10/17) sekitar pukul 11.45 WIB.

Penangkapan terhadap H.A, warga Jalan Selat Sumba Pontianak Utara ini, berawal dari nyanyian MA yang terlebih dahulu diamankan.

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo mengungkapkan, penangkapan yang dilakukan anggota Krimsus ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan melalui penyamaran.

“Anggota Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalbar melakukan transaksi pembelian merkuri sebanyak 2 kg seharga Rp1,1 juta dengan metode under cover buy kepada MA (48) di warung kopi Kapuas Besar,” ujarnya Kamis (26/10/17).

Anggota, kata AKBP Nanang Purnomo, kemudian melakukan pengembangan lebih lanjut terkait zat berbahaya tersebut. MA mengaku, kalau mercuri yang ia jual itu didapat dari HA.

Lanjut dia, MA kemudian diminta untuk menunjukan kediaman HA. Pukul 11.45 wib, Personil Subdit 4 berhasil mengamankan HA.

Pengeledahan yang dilakukan disaksikan oleh warga sekitar, namun anggota tidak menemukan barang bukti.

“Pengakuan HA, mercuri yang dijual MA itu memang kepunyaanya yang dijual dengan harga Rp650 ribu,” paparnya.

Merkuri itu dibeli HA pada AH, warga Kota Kediri Jatim sebanyak 20 Kg.

Karena pemilik awal berada di Jatim maka Disreskrimsus Polda Kalbar melakukan kerjasama dengan Mapolda Jatim untuk menangkap AH bersama jaringan penjual zat berbahaya tersebut.

“Pelaku HA dikenakan Pasal 106 Jo Pasal 24 ayat 1 UU Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. Sementara AH masuk dalam Daftar Pencarian Orang,” pungkasnya. (Andi)