KNPI Palangka Raya Gelar Festival Pemuda 2017

oleh
Ketua DPD KNPI Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf dan Sekjen DPD KNPI Palangka Raya, Rusdiannor

PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palangka Raya, menggelar kegiatan festival pemuda 2017. Tiga acara dilaksanakan dalam waktu yang berbeda. Fun walk pada 29 Oktober, futsal putra dari 6-25  November dan stand up komedi pada 18 November.

Untuk fun walk pemuda, hingga saat ini sudah ada 3.500 peserta yang akan ambil bagian dalam kegiatan ini. Bahkan diprediksi jumlahnya akan bertambah. Pasalnya panitia juga akan membuka pendaftaran on the spot di tempat acara dilaksanakan yakni di Sanaman Mantikei Palangka Raya.

“Jadi masih ada kesempatan bagi masyarakat yang belum sempat membeli tiket dapat langsung di tempat kegiatan hari Minggu nanti,sampai pendaftaran kami nyatakan ditutup,” kata Ketua DPD KNPI Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf didampingi sekjen KNPI Rusdiannor, di sekretariat KNPI, Kamis (26/10/17).

Berbagai doorprize sudah disiapkan seperti tiga motor sepeda motor, hp android, kulkas, televisi, dispenser dan masih banyak hadiah lainnya, yang merupakan sumbangan dari Polda Kalteng, Polres Palangka Raya, Trio Motor, H Nawawi dan sponsor lainnya.

Ketua KNPI Kalteng yang merupakan bakal calon Walikota Palangka Raya dari Partai Golkar, Fairid Naparin dan Wakil Ketua DPRD Kalteng Abdul Razak, dikabarkan juga akan memberikan hadiah doorprize yang masih belum diketahui berupa apa.

Untuk futsal sendiri, hingga saat ini sudah sebanyak 12 tim dari Bumi Tambun Bungai yang mendaftar, serta tiga tim dari luar Kalteng yakni Jakarta, Banjarmasin dan Surabaya. Bagi pemain lokal yang dinilai berbakat, akan dibentuk satu tim, yang nantinya dibina secara.khusus di bawah naungan KNPI, sehingga dapat berlaga ke tingkat nasional.

“Sedangkan untuk stand up komedi, dijadwalkan akan langsung mendatangkan Awwe yang merupakan presiden stand up komedi,” tuturnya.

Wahid menjelaskan alasan stand up digelar, lantaran keberadaannya cukup digandrungi anak muda di Kalteng, tetapi kurang wadah tempat perfom dan tidak ada yang memfasilitasi untuk unjuk kemampuan. (tva)