Terkait Dukungan Pilgub Kalbar Oleh Gerindra, Karol : Terlalu Awal Untuk Berkomentar

oleh
Karolin Margareth Natasha, Bupati Landak. Foto : pilkada2017.kpu.go.id

PONTIANAK – Karolin Margareth Natasha, di Pontianak, menanggapi santai, terkait dengan dukungan partai Gerindra yang menunjukan dukungan kepada dirinya, untuk menjadi Calon Gubernur Kalimantan Barat Periode 2018-2022 mendatang.

“Saya pikir terlalu awal untuk berkomentar, intinya kami minta doa dan dukungan saja dari masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya kepada B-ONETV, Rabu (25/10/17).

Menurutnya, apa yang beredar di masyarakat saat ini, tentunya harus dapat dipahami bahwa yang terjadi adalah naiknya eskalasi politik menjelang pilgub, khususnya setelah Gerindra mengumumkan dukungan kepada dirinya.

Dirinya pun menampik, jika bentuk dukungan partai berlambang burung garuda tersebut merupakan bentuk tidak solidnya Partai PDI-Perjuangan, dalam memberikan dukungan kepada dirinya. Sebab sampai saat ini DPP PDI-Perjuangan belum memberikan surat dukungan.

“Jangan berspekulasi begitu, tentu kami juga masih menunggu rekomendasi PDI-P, dan kami optimis didukung, kita tunggu saja. Sedangkan untuk wakil kami serahkan ke DPP, yang saat ini masih dibahas,” katanya.

Sedangkan terkait adanya gejolak politik yang terjadi di Kabupaten Landak, yakni dugaan pengrusakan baliho salah satu calon Gubernur, yang juga kader PDI-P, Bupati Landak ini mengklaim jika situasi politik disana baik-baik saja dan kondusif.

“Biasa lah terjadi, dan bukan hanya menimpa orang PDI-P kan kita tidak berprangsangka bisa jadi kena angin atau yang lain,” pungkasnya. (Budi)