Gerindra Dukung Karolin di Pilgub Kalbar, Suriansyah Beberkan Alasannya

oleh
Konfrensi pers yang digelar DPD Gerindra Kalbar

PONTIANAK – Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Barat, Suriansyah, ditemani sejumlah pengurus partai , menyatakan secara resmi, dukungannya terkait siapa yang akan diusung pada perhelatan Pemilihan Gubernur 2018.

“Sengaja hari ini kami sampaikan untuk memperjelas dukungan atau usungan partai gerindra kepada calon gubernur Kalbar 2018, dan sesuai surat dari DPP partai gerindra tanggal 23 oktober , kami mengusung saudari Karolin Margret Natasha, sebagai calon Gubernur Kalimantan Barat,” ujar Suriansyah dalam konferensi pers , di Gedung DPD Gerindra Jalan Reformasi, Kecamatan Pontianak Tenggara, Rabu (25/10/17).

Menurutnya, dukungan Gerindra Kalbar terhadap Karolin, setelah melalui pertimbangan matang oleh DPD dan DPP Gerindra, diantaranya terkait keinginan memenangkan pilkada, dan sosok Karolin yang dinilai memiliki sumber daya yakni dana yang cukup dan basis massa untuk suara khususya pada pilleg 2014 lalu.

Sedangkan penetapan ini juga memiliki kewajiban, yakni bagi calon yang diusung. Sebab Partai Gerindra, tidak cukup kursi dalam mengusung figur Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, yang hanya memiliki 7 kursi, sehingga Gerindra harus berkoalisi dengan partai lainnya.

“Untuk itu diberikan waktu selama 1 bulan, bagi calon Gubernur Kalbar yang diusung untuk berkewajiban melengkapi dan mencari dukungan usungan dari partai lainnya, sehingga mencapai minimal 13 kursi di DPRD Provinsi,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, calon yang diusung ini (Karolin) juga harus menetapkan calon wakil gubernur dalam waktu yang diberikan tersebut.

“Dan untuk calon wakil gubernur, semula ada satu nama yang beredar, tetapi oleh DPP partai gerindra mengintruksikan untuk dilakukan secara terbuka untuk menjaring aspirasi masyarakat kalbar. Untuk itu partai gerindra menunjuk LSI, untuk melakukan survei menjajaki elektabilitas calon yang akan diusung bersama untuk dicalonkan bersama karolin, Bacalon wagubnya bisa dari internal Gerindra atau eksternal partai,” tambahnya.

Sedangkan terkait pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Arief Poyuono, yang membantah jika DPP Gerindra telah memberikan dukungannya kepada Karolin. Suriansyah berkelakar, jika hal tersebut wajar dan merupakan dinamika berpolitik. Sebab Surat Dukungan/usungan yang ada telah ditandatangani oleh Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani dan Ketua Umum Prabowo Subianto, untuk mengusung Karolin sebagai Calon Gubernur, yang sifatnya sementara, sebab penetapan wakil gubernur masih diproses dalam 1 bulan ini.

“Sifatnya bukan SK tapi surat dukungan, sebab hanya mendukung calon gubernur saja, belum sama calon wakil gubernur, kalau sudah lengkap baru ada SK (Surat Keputusan),” lengkapnya.

Dan saat ditanya terkait keberadaan surat dukungan tersebut, Suriansyah enggan berkomentar banyak, dan hanya menerangkan jika tidak berhak atau tidak diberikan kewenangan memberitahukan surat tersebut sebab bersifat rahasia. (Budi)