Polsek Tayan Hilir Amankan Tiga Wanita, Ini Sebabnya

oleh
Ilustrasi - Razia pekat

SANGGAU – Polsek Tayan Hilir menggelar operasi cipta kondisi pada Senin (23/10/17) malam disejumlah tempat hiburan malam. Tiga orang pekerja wanita dan seorang pria digiring ke mapolsek, terkait dugaan prostitusi. Tidak hanya itu, puluhan dus minuman keras juga turut disita petugas.

Dikonfirmasi wartawan, Selasa (24/10/17), Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Muhammad Resky Rizal menyampaikan, tempat-tempat yang menjadi sasaran kegiatan cipta kondisi diantaranya warung remang-remang, kafe dan tempat karaoke yang diduga dijadikan sebagai tempat prostitusi dan penjualan minuman keras atau miras.

Sedikitnya ada enam tempat hiburan malam yang didatangi petugas. Dari enam tempat tersebut polisi menemukan sebanyak 20 orang pekerja yang didominasi wanita, diantaranya tiga pekerja wanita dan seorang pria yang diduga terlibat kasus prostitusi digelandang petugas.

Selain membawa empat orang tersebut, polisi juga menyita delapan dus minuman keras jenis bir hitam dan delapan dus bir putih. Semua barang diduga tak berizin tersebut dibawa untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kapolsek menjelaskan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tayan Hilir. Dia berharap dengan giat rutin tersebut dapat tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Untuk tindakan lebih lanjut, pihaknya melakukan pemeriksaan perizinan tempat usaha karaoke, melakukan pendataan terhadap pemilik tempat usaha karaoke dan para pekerja dan memberikan imbauan kambtibmas.

Menurut Kapolsek, minuman keras tersebut sering kali menjadi faktor pemicu terjadinya perbuatan atau tindak pidana seperti perkelahian, pemerkosaan, mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dan perbuatan negatif lainnya. Oleh karenanya pihak Polsek memberikan peringatan keras kepada tempat hiburan malam serta memberikan himbauan kamtibmas. (indra)