Peran PPL Tingkatkan Ketahanan Pangan

oleh
Ilustrasi - Penyuluh pertanian

SANGGAU – Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatlan ketahanan pangan daerah, melalui sektor pertanian dengan menggenjot produktivitasnya. Dengan demikian, Kabupaten Sanggau tidak perlu lagi bergantung kepada daerah lain, jika mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.

Oleh karenanya, Bupati menganggap peran  Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Sangat strategis untuk mewujudkan peningkatan ketahanan pangan tersebut. Hal tersebut disampaikan Bupati Paolus Hadi saat melakukan kunjungan kerja di Dusun Ongok Sebaboy, Desa Sebuduh Kecamatan Kembayan belum lama ini.

Dikatakan Bupati, peningkatan produktivitas ini penting, mengingat, data dari Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishanpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, standar produksi rata-rata masih di bawah standar, atau sekitar dua ton per hektar.

Namun, hal ini akan bisa ditingkatkan, jika petani dan PPL dan pihak-pihak terkait terus bersemangat dan termotivasi yang disertai dengan perencanaan, dan pola tanam yang benar, menggunakan saprodi pupuk, dan sebagainya guna meningkatkan hasil pertanian, kata Bupati optimis.

Bupati juga mengingatkan soal pola pertanian yang lebih baik dilaksanakan oleh petani, salah satunya dengan mengubah cara bertani ladang perpindah secara bertahap ke areal persawahan. Apalagi, areal sawah sudah disiapkan oleh pemerintah, melalui program cetak sawah nasional.

Presiden RI Joko Widodo menargetkan bahwa program cetak sawah satu juta herktar adalah wujud keseriusan pemerintah dalam upaya mencapai cita-cita swasembada pangan.

“Untuk Kalbar sendiri mendapat jatah program cetak sawah ini seluas 50 ribu hektar, termasuk yang dilaksanakan di Kabupaten Sanggau,” tuturnya.

Untuk meningkatkan hasil pertanian khususnya padi, tentunya tidak terlepas dari peran strategis PPL dalam membina petani untuk menerapkan pola tanam, mulai dari persemaian bibit, penanaman pemeliharaan, pencegahan hama, dan pemupukan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan, termasuk dalam hal pengolahan tanah. (Indra)