144 Orang Terjaring Razia di Sekadau, Tiga Orang Positif Narkoba

oleh
Razia narkoba yang digelar Petugas gabungan di Sekadau

SEKADAU -Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sanggau, Propam Polda Kalbar, Polisi Militer dan Polres Sekadau menyasar sejumlah tempat di Kota Sekadau, Sabtu (21/10/17) dinihari. Razia yang digelar itu, menyasar kawasan-kawasan yang dinilai rawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Sedikitnya 144 orang yang terjaring dan tes urine, tiga diantaranya dinyatakan positif narkoba. Razia yang digelar tersebut guna menekan penyalahgunaan dan peredaran narkoba khususnya di Bumi Lawang Kuari.

Kasat Res Narkoba Polres Sekadau, Iptu Andreas Ginting menuturkan, kegiatan tersebut sebagai upaya pemberantasan narkotika yang ada di wilayah Sekadau. Pihaknya, kata dia, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh.

“Ini memang suatu bagian yang diharapkan sebagai wujud kerjasama Polri dan BNN,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemberian rehabilitasi bagi pengguna narkoba yang diketagorikan sebagai korban. Hal ini, kata dia, juga sebagai wujud perhatian penuh dari Polres Sekadau.

“Apa yang disampaikan disetiap pertemuan dengan masyarakat, kami selalu menyampaikan dalam upaya menyelamatkan generasi muda perku adanya keterbukaan,” ucapnya.

Ginting mengatakan, dengana adanya razia tersebut berdampak bagi kesadaran masyarakat. Sebenarnya, tindakan yang dilakukan Polres Sekadau bersama BNN betujuan untuk menyelamatkan generasi muda.

“Kami mengimbau masyarakat khususnya generasi muda agar tidak coba-coba menggunakan narkoba. Jangan segan-segan menyelamatkan rekan, sahabat, keluarga yang sudah terjerat narkoba, mari datang dan nyatakan anda sebagai korban, maka kami akan berikan pelayanan untuk direhabilitasi,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kabid Pemberantasan, BNNP Kalbar, Anida Sari menuturkan, razia yang dilakukan itu menyasar daerah rawan peredaran narkoba. Razia itu, kata dia, bertujuan untuk memberantas peredaran narkoba di Kalimantan Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Untuk razia ini lebih menyasar daerah peredaran gelap narkoba,” kata dia.

Ia mengatakan, dari hasil razia tersebut sebanyak 144 orang terjaring dari tempat hiburan malam, penginapan dan kos. Sebanyak 144 orang yang dites urine, tiga diantaranya positif narkoba.

“Ada 95 laki-laki dan 49 perempuan yang diperiksa, hanya tiga orang yang dinyatakan positif narkoba dan ketiganya adalah perempuan. Rata-rata usianya yang positif narkoba masih dalam kategori produktif,” bebernya.

Untuk ketiga orang tersebut, kata Anida, akan ditindaklanjuti dengan rawat jalan dan rehabilitasi oleh instansi penerima (IP) yang ada di Sekadau. Anida berharap, dengan razia yang dilakukan itu dapat menekan angka peredaran gelap narkoba. Bahkan, bisa memberantas peredaran gelap narkoba khususnya di Sekadau.

“Bagi yang sudah terlanjut pakai narkoba, segera melaporkan diri atau melakukan rehabilitasi rawat jalan dengan IP yang ada di Sekadau. Bagi yang belum terlibat, maka jangan coba-coba sentuh apalagi terlibat dengan narkoba,” imbaunya. (Yahya)