Pasang Pipa Baru, PDAM Barut Setop Pelayanan Dua Hari

oleh

MUARA TEWEH – Proyek pengadaan air baku yang dibangun oleh Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Utara, kini sudah selesai dibangun. Pembangunan ini tidak lain untuk menambah penampungan air baku untuk diproduksi menjadi air minum.

Penambahan penampungan air baku tidak lain guna meningkatkan kapasitas produksi air minum kepada pelanggan khususnya Kota Muara Teweh. Dengan bertambahnya pelanggan sudah tentu kapasitasi juga harus ditingkatkan, agar produksi air bisa terpenuhi sesuai dengan target.

Direktur PDAM Barut, Agus Surjanto, Sabtu (21/10/17) mengatakan, sehubungan dengan rencana pengonekan jaringan pipa transmisi berdiameter 500 milimeter ke pipa produksi diameter 8 inci, 6 inci dan 4 inci, maka pelayanan air bersih mati total.

Menurutnya pelayanan terhenti hanya selama kurang lebih dua hari, dari Senin tanggal 23 hingga selasa tanggal 24 Oktober 2017.

“Untuk pelanggan air bersih di kota Muara Teweh dan sekitarnya,selama dua hari itu, pelayanan air minun kepada seluruh pelanggan kita hentikan untuk sementara,” ┬ákata Agus Surjanto.

Menurutnya, sebelum malakukan pengonekan pipa besar tersebut, terlebih dahulu diberitahukan kepada masyarakat, agar jauh hari sudah mengetahuinya, dengan begitu langkah persiapan untuk menampung air segera dilakukan.

Dijelaskannya, penampungan air nantinya diharapkan dapat mencukupi selama kebutuhan,sesuai dengan isi pemberitahuan kepada seluruh pelanggan.

“Jadi kita selama dua istirahatkan pelayanan. Bila sudah selesai sambungan produksi dan distribusi kepada pelanggan normal kembali,” tandasnya.