Pelatihan Wasit di Mempawah Dinilai Sukses

oleh
Suasana Pelatihan wasit di Mempawah

MEMPAWAH – Minimnya keberadaan wasit yang memenuhi standar dan mempunyai sertifikat kelayakan, sebagai kewajiban untuk memimpin jalannya pertandingan sepakbola diberbagai turnamen di seluruh plosok negeri, menjadi acuan Askab PSSI Mempawah yang diprakarsai Suprihadi (46), untuk menggelar pelatihan wasit bersertifikat C2 dan C3.

Bahkan, Instruktur pelatih Wasit nasional, Chaerul Agil yang syarat pengalaman dan mempunyai lisensi Viva didatangkan dari Jakarta untuk menjadi pembimbing dalam kegiatan yang digelar di gedung Chandramidi Mempawah.

“Hal ini sangat penting untuk meningkatkan sumberdaya manusia dan tentunya akan memajukan sepakbola khususnya di Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Sementara Chaerul Agil merasa kagum dengan antusias masyarakat Kalbar yang mengikuti kegiatan kepelatihan wasit ini.  Apalagi, jumlah peserta yang mencapai 68 orang ini diharapkan akan lahir wasit-wasit muda bertalenta, yang akan memimpin pertandingan hingga ke tingkat nasional.

“Tekunlah belajar dan yakin semua pasti bisa. Apalagi pasti ada jalan untuk menggapai suatu impian,” tuturnya.

Diantara 68 orang peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalbar, ada salah satu peserta wanita yang masih muda, sehingga menjadi perhatian khusus, pada pelatihan kursus wasit C3-C2.

Dia adalah Riska setia Rinanda. Peserta asal Kabupaten Sekadau yang masih berusia 14 tahun itu berkeinginan untuk menjadi seoarang wasit yang mampu memimpin jalanya pertandingan sepakbola.

Apalagi, Riska menyukai sepakbola sejak masih duduk di SD. Sementara hobi dan bakat yang didapat itu dari ayahnya.

“Saya berkeinginan menjadi seorang wasit hingga ketingkat nasional dan go Internasional,” tegasnya.

Meskipun dirinya seorang wanita, namun Riska dengan senang hati mengikuti pelatihan wasit hingga selesai. Apalagi, Riska mengikuti kegiatan ini untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman baru serta ingin bertemu instruktur wasit terkenal.

“Saya berharap, ilmu ini dapat bermanfaat dan dapat diAaplikasikan di tempat saya nantinya,” ucap Riska. (Boy Hamzah)