Apotek di Palangka Raya Bisa Daftar Peserta Mandiri BPJS Kesehatan

oleh
Ilustrasi - BPJS Kesehatan

PALANGKA RAYA – Berbagai upaya terus dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya untuk memberikan kemudahan bagi calon peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri untuk mendaftar dan mengakses informasi.

Salah satunya melalui kerjasama penerimaan pendaftaran peserta, dengan mekanisme dropbox di Apotek Kimia Farma Kota Palangka Raya, yakni Jalan Diponegoro, Tambun Bungai, G Obos,  Rajawali dan pelengkap RSUD Doris Sylvanus.

“Dengan kerjasama penerimaan pendaftaran peserta di Apotik Kimia Farma, diharapkan dapat meningkatkan kepesertaan JKN-KIS menuju Universal Health Coverage (UHC) 2018,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, dr. Elke Winasari, Kamis (19/10/17).

Selain itu diharapkan dapat memberikan kemudahan pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mendaftar, tetapi tidak ingin mengantri di Kantor BPJS Kesehatan. Calon peserta bisa langsung mendaftarkan diri dan keluarga,cukup dengan membawa data diri berupa fotocopy kartu keluarga dan fotocopy buku  rekening Bank BNI/BRI/Mandiri/ BTN (khusus peserta kelas 1 dan 2).

Kemudian mengisi daftar isian peserta (DIP) , alamat rumah (untuk pengiriman kartu), alamat email, nomor telepon selular (HP) yang bisa dihubungi dan memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) serta kelas perawatan.

Selanjutnya petugas BPJS Kesehatan akan memberikan nomor virtual account (VA) yang dikonfirmasi melalui SMS. Setelah mendapatkan nomor VA, peserta diwajibkan untuk membayar iuran pertama yang harus dibayarkan paling cepat 14 hari dan paling lama 30 hari setelah VA diterbitkan.

BPJS Kesehatan akan melakukan pengecekkan pada aplikasi kepesertaan yang akan menampilkan daftar peserta yang sudah melakukan pembayaran iuran pertama. Apabila peserta telah melakukan pembayaran iuran pertama, BPJS Kesehatan akan mencetak kartu peserta JKN-KIS yang dapat diambil langsung di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya.

“Kepesertaan BPJS Kesehatan bersifat long life membership yang artinya seumur hidup, sehingga diharapka peserta dapat rutin membayar iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulannya untuk menghindari denda pelayanan kesehatan atas rawat inap,” pungkasnya. (tva)