Ahli Waris Pertanyakan Ganti Rugi Lahan SDN 03 ke Pemkab Murung Raya

oleh
Tasmi Rudiannor,

MURUNG RAYA – Masih belum selesainya permasalahan tentang tuntutan ganti rugi lahan di SDN 3 Negeri Seberang membuat ahli waris lahan kembali menanyakan haknya yang sempat dijanjikan akan segera dibayar oleh pihak Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbut) tersebut.

Tasmi Rudiannor, selaku ahli waris dan juga meminta ganti rugi lahan SDN 3 Puruk Cahu Seberang yang berada di Jalan Bhayangkara Kelurahan Puruk Cahu tersebut mengatakan sampai sekarang dirinya masih belum mendapat kabar tentang kepastian hanti rugi lahan milik keluarganya itu.

“Karena tidak ada tanggapan makanya pada Bulan Mei 2017 lalu satu dari dua bangunan sekolah saya segel. Tapi penyegelan tersebut tidak membuahkan hasil karena tuntutan saja tidak juga ditanggapi,” ungkap Tasmi ketika dikonfirmasi, Kamis (19/10/17).

Menurut Tasmi dalam memperjuangkan hak keluarganya itu, pada akhir tahun 2015 lalu dirinya sempat menghadap Bupati Murung Raya yang kebetulan turut juga dihadiri oleh Kepala Disdikbud Mura, Ingatno dan disepekati akan segera diselesaikan.

Dilanjutkan Tasmi juga setelah adanya titik terang atas arahan Bupati Murung Raya tersebut dirinya sempat diminta oleh pihak Disdikbud Mura untuk melengkapi berkas pencabutan surat hibah serta surat pendukung lain.

“Karena sudah dianggap terlambat pengajuan anggaran maka dianggarkan di APBD-P 2016, tapi setelah waktu berjalan dan saya mau menagih janji tidak bisa lagi dibayar dengan alasan pemangkasan anggaran,” ungkap Tasmi lagi.

Diceritakan Tasmi kembali rencana pembayaran kembali dianggarkan tahun 2017 dan dirinya kembali diminta melengkapi berkas maupun surat tanah yang diperlukan serta juga lokasi tanah sudah diukur ulang oleh pihak Disdikbud Mura.

“Dari hasil pengukuran lokasi tanah keluarga kami seluas 2,3 Hektare dan yang akan dianggarakan untuk diganti rugi seluas 1,2 hektare. Kemudian setelah berkas saya lengkap pihak Disdikbud Mura menjanjikan ditriwulan II tahun 2017 dan janji itupun tidak ditepati sampai detik ini” tuturnya. (Supariad)