Tingkatkan Pengelolaan Informasi Publik, Diskominfosandi Belajar ke Yogyakarta

oleh
Salah satu pegawai dinaskominfosandi sedang mengikuti kegiatan pelatihan

MUARA TEWEH –  Dalam rangka meningkatkan kemampuan sumber daya manusia pegawai negeri sipil, Diskominfosandi Kabupaten  Barito Utara, Kalimantan Tengah, telah menugaskan empat orang pegawai untuk mengikuti  bimbingan teknis.

Bimbingan yang diikuti adalah tentang Pengelolaan Informasi Publik di Inixindo di Jogyakarta  sejak 16-18 Oktober 2017. Keempat pegawai yang menjalani Bimtek yakni, Roosmadianor,  tentang Information Tecnology Infrastructure Library (ITIL), Rachmad Gunawan tentang Ilmu Jurnalistik, Rafsanjianoor tentang Pembuatan dan Pengelolaan Website dan Fahmiansyah tentang Fotografi dan desain grafis.

Kadis Kominfo dan Persandian, M. Imam Topik mengatakan, dalam menghadapi perkembangan jaman dan tuntutan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat, perlu kesiapan SDM pegawai yang mampu mengelolanya.

Hal ini mengingat Diskominfo adalah Institusi yang mempunyai tugas dan tanggung jawab di bidang informasi dan komunikasi.

“Apalagi kedepannya Barito Utara,  akan bersiap menuju kota yang berkonsep “Smart City”,” ungkap Imam kepada wartawan, Rabu (18/10/17).

Sehingga beberapa tahapan menuju kesana mutlak harus disiapkan, diantaranya SDM, Infrastruktur, sarana dan komponen pendukung lainnya.

Lebih lanjut Imam Topik mengharapkan, agar para peserta mengikuti Bimtek dengan aktif dan bersungguh sungguh, timba ilmunya untuk bekal melaksanakan tugas yang sudah menanti di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan, julukan  Kabupaten Barito Utara.

Menurut Iman Topik,  saat ini Diskominfosandi, menggalakan sumber informasi kepada masyarakat, sehubungan dengan kegiatan pembangunan oleh pemerintah daerah, baik yang sudah dicapai serta rencana pembangunan kedepan. Hal ini, juga sesuai dengan program pemerintah daerah.

Sehingga, sekecil apapun informasi harus disampaikan kepada masyatakat, agar kegiatan pembangunan dapat dilihat oleh masyarakat.

“Oleh karena itu dalam pengelolaan informasi diperlukan sumber daya manusia. Salah satunya para pegawai di lingkungan kantor untuk diberikan ilmu pengetahuan tentang informasi ke publik,” pungkasnya. (Bani)