Ribuan Pelamar di Sanggau Perebutkan 150 Formasi Guru Kontrak

oleh

 

SANGGAU – Ribuan pelamar guru kontrak memadati halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) jalan Jendral Sudirman Kelurahan Bunut, Rabu (18/10/17) pagi.

Kedatangan mereka guna melamar dan memperebutkan formasi 150 kursi guru kontrak yang disiapkan pemerintah daerah Kabupaten Sanggau. Membludaknya pelamar yang datang sejak pagi hari itu sempat memacetkan arus lalu lintas di jalur protokol yang merupakan lokasi kantor Dikbud Kabupaten Sanggau. Rincian 150 guru kontrak yang di adalah 18 formasi untuk guru PAUD, 100 formasi guru SD dan 32 formasi untuk guru SMP.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sudarsono ditemui wartawan disela-sela meninjau penerimaan guru kontrak menyampaikan, pihaknya membuka lowongan selama tiga hari dari tanggal 18-20 Oktober 2017.

“Kami mempersilakan putra putri terbaik kita didaerah untuk bersaing memperebutkan kursi yang sudah kami siapkan,” katanya.

Dia juga menjamin bahwa penerimaan guru kontrak dilakukan secara terbuka dan transparan.

“Kita ada tahapan-tahapannya, semua prosedur kita lakukan secara terbuka,” katanya. Untuk tes selanjutnya akan dilakukan pada tanggal 24 Oktober 2017.

“Tes ini nanti tidak terkonsentrasi di satu Kecamatan saja, tapi juga di seluruh Kecamatan dan dilakukan serentak,” ujarnya.

Mereka yang lulus seleksi, tambah Sudarsono akan ditempatkan di sekolah-sekolah yang kekurangan guru yang tersebar di 15 Kecamatan. Oleh karenanya, pada penerimaan tahun ini, Dikbud mempriotaskan putra setempat. Sudarsono mengaku bahwa saat ini Kabupaten Sanggau kekurangan guru yang hampir merata di Kecamatan-Kecamatan.

“Saat ini kita kekurangan seribuan lebih tenaga guru, belum termasuk yang akan pensiun hingga tahun 2019 tercatat sekitar 800 orang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, ditengah moratorium PNS, Pemerintah Daerah memandang perlu mengangkat tenaga guru kontrak untuk mengantisipasi kekurangan tenaga guru.

“Kegiatan rekrutmen ini sudah dianggarkan setiap tahun disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada,” katanya. (indra)