7 Parpol Tak Bisa Ikut Pemilu 2019

oleh
Ilustrasi - KPU

PALANGKA RAYA – Walaupun Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Islam Damai Aman (Idaman), Partai Indonesia Kerja (PIKA) dan Partai Republik termasuk partai politik yang sudah lengkap menyerahkan salinan kartu tanda anggota (KTA) dan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau surat keterangan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya.

Namun lantaran di pusat, ke-5 parpol tersebut hingga batas waktu yang telah ditetapkan, tidak bisa melengkapi dokumen persyaratan pendaftaran yang diminta KPU RI, sehingga secara otomatis dinyatakan tidak dapat mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

“Padahal ke-5 parpol itu sudah lengkap semua berkas salinannya saat kami cek. Tetapi karena di pusat tidak lolos pendaftaran, sehingga otomatis di daerah juga tidak lolos, walau sebelumnya semua dilengkapi,” kata Anggota KPU Kota Palangka Raya, Divisi Perencanaan dan Data, Wawan Wiraatmaja, Rabu (18/10/17).

Sedangkan untuk Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), saat menyerahkan berkas ke KPU Palangka Raya, dokumennya memang tidak lengkap. Kemudian Partai Bhinneka Indonesia (PBI), hanya datang untuk melakukan koordinasi tanpa membawa dokumen apapun.

Dengan demikian, lanjut Wawan, ada 7 parpol di Kota Palangka Raya, yang kemungkinan besar tidak bisa mengikuti Pemilu 2019 yakni Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Islam Damai Aman (Idaman), Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Republik, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI) dan Partai Bhinneka Indonesia (PBI).

Bagi partai dokumennya lengkap, pemeriksaan kelengkapan administrasi akan dilaksanakan 30 hari ke depan sejak ditutupnya pendaftaran 16 Oktober lalu. Apabila setelah diteliti, ternyata administrasinya ada yang tidak lengkap, akan diberi waktu selama 14 hari untuk melakukan perbaikan.(tva)