Sampaikan KUA PPAS, Bupati Nadalsyah Tekankan Ini…

oleh
Bupati H. Nadalsyah saat menyerahkan materi sidang kepada ketua DPRD Set Enus Y. Mebas dalam rapat paripurna,

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2018.

Dalam kegiatan paripurna langsung disampaikan oleh Bupati Barut, Nadalsyah didepan pimpinan dan anggota DPRD, Jumat (13/10/17).

Dalam rapat paripurna satu masa sidang tiga tersebut, Nadalsyah mengatakan KUA PPAS tahun anggaran 2018 secara substansial merupakan salah satu formulasi kebijakan penganggaran yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi daerah.

Dalam penyusunan ini memuat kerangka kesepakatan sebagai pokok keuangan mengenai target pencapaian kinerja yang terukur. Hal ini sesuai dengan berbagai program yang akan dilaksanakan dimana di dalamnya juga memuat kebijakan pendapatan serta pembiayaan yang menjadi dasar pengalokasian.

“Dalam penyusunan rancangan ini,kita berpedoman pada rencana kerja daerah, di samping itu juga memperhatikan rencana kerja provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah pusat,” kata Nadalsyah.

Dijelaskannya, penyusunan rancangan anggaran ini, telah dilakukan sinkronisasi capaian sasaran target kinerja program yang telah ditetapkan dalam RKPD tahun 2018. Dengan program dan kegiatan dalam RKP dengan memperhatikan prioritas pembangunan daerah serta kemampuan keuangan.

“Sementara fokus utama harmonisasi, sinkronisasi dan sinergitas dalam kebijakan dan program masih diarahkan kepada upaya penurunan angka kemiskinan,penurunan pengangguran dan lebih peningkatan ekonomi masyarakat, dengan tetap memperhatikan kebijakan sustainable developmen goals, serta keadilan untuk semua,” jelasnya lagi.

Dikatakannya, rancangan ini juga disusun mengacu visi dan misi pembangunan daerah tahun 2013- 2018 yang bertumpu pada percepatan pembangunan daerah sebagai lamdasan pencapaian agenda dan disinergikan dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional.

“Kelima prioritas pembangunan daerah itu, iyalah infrastruktur berbasis lingkungan, pendidikan, kesehatan, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (Bani)