Upaya Pecahkan Rekor Muri Dalam Khataman Al Quran HUT Kota Pontianak Ke 246

oleh
Ilustrasi Khataman Al Quran. Foto : muslimdaily.net

PONTIANAK – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Pontianak, Mulyadi menerangkan jika total peserta khataman Al Quran massal tingkat SD, SLTP dan SMA sederajat dalam rangkaian Hari Jadi Kota Pontianak ke -246 mencapai 27.533 pelajar dan melewati target sebelumnya yakni 15.000 pelajar. Selain khataman Al Quran, Mulyadi juga menargetkan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) untuk lomba “Pokok Telok” bisa terpecahkan di Pontianak.

“Total peserta khataman Al Quran masal tingkat pelajar sudah mencapai 27 ribuan pelajar. Pendaftaran sudah kami tutup sejak Rabu lalu. Kami tak menyangka, antusias peserta bisa melebihi ekspektasi awal yang menargetkan 15 ribuan pelajar,” terangnya, Rabu (12/10/17).

Lanjutnya, dalam acara nanti, jika ditotal dengan guru pendamping mungkin bisa menjadi 28 ribuan orang, dengan pelajar tingkat SD dan SLTP sederajat mendominasi dalam kegiatan ini.

“Totalnya 24 ribuan pelajar dengan peserta terbanyak dari MTS 2 Pontianak, berjumlah 1.252 pelajar sedangkan sisanya peserta SMA sederajat,” ujarnya.

Mulyadi menerangkan, jika meningkatnya jumlah partisipasi peserta, hal itu menandakan program membaca Al Quran di sekolah sudah dilaksanakan.

“Tentu ini satu hal menarik. Selain berdampak positif kegiatan ini sebagai salah satu upaya pembinaan karakter anak,” Ujarnya.

Membludaknya jumlah peserta sudah diantisipasi Mantan Kadispora Pontianak tersebut. Pelaksanaan di lapangan nanti akan dibantu oleh banyak pihak.

“Kami sudah koordinasi dengan Dishub, Polres, Kodim, Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan sebelumnya sudah dilakukan, agar saat acara berlangsung berjalan sesuai dengan keinginan. Kami juga meminjam satu ruangan Masjid Mujahidin untuk ruang tanggap darurat antisipasi pelajar yang sakit sekaligus dengan mobil ambulance,” terangnya.

Saat acara nanti, pihaknya juga akan menempatkan 70 petugas kebersihan di lokasi. Ia juga mengingatkan kepala sekolah untuk mengawasi anak-anaknya ketika berada di lokasi dan jaga kebersihan. Sedang untuk sandal dan sepatu yang dipakai anak, akan dikoordinir oleh masing-masing petugas sekolah.

Selain khataman Al Quran, pihaknya juga mengadakan lomba Pokok Telok. Jika dalam kegiatan jumlah Pokok Telok yang dibawa pelajar mencapai 2.100 buah, maka dapat pecahkan Muri yang selama ini hanya berjumlah 2.025 Pokok Telok.

Rencananya, kegiatan khataman Al Quran ini sendiri akan di gelar sabtu (14/10/17) mendatang bertempat di Masjid Raya Mujahidin.

“Selain dua kegiatan itu, di hari yang sama kami juga mengadakan lomba MTQ bagi pelajar dan guru. Selain di SMA terpadu pelaksanaannya juga di Masjid Al Qarim, Pontianak Timur. Saya harap seluruh guru agama dapat mengikuti lomba ini,” Tutupnya. (Budi)