Malaysia Kembali Deportasi Puluhan TKI Bermasalah

oleh
Petugas BP2TKI saat mendata TKI Bermasalah

PONTIANAK – Menggunakan dua buah bus yang disiapkan Depot Imigresen Bekenu Miri Malaysia, sebanyak 75 Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKI-B) dideportasi langsung ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Kapolsek Etikong, Kompol Amin Sidik  mengatakan, pendeportasian TKI-B ini, dikawal langsung Imigresen Bekenu Malaysia dan KJRI Kuching dengan menggunakan 1 unit kendaraan jenis Van dan 2 unit kendaraan dinas Malaysia.

“Jumlah TKI-B yang dideportasi melalui PLBN Terpadu Entikong sebanyak 75 orang, terdiri dari Laki-laki 60 orang dan perempuan 15 orang,” ujarnya, Kamis (12/10/17).

Dari pendataan, 75 orang ini kata dia, 35 orang dari Kalbar, 3 orang dari Sulbar, 2 orang dari Jabar, 1 orang dari NTB, 1 orang dari Sulsel, 12 orang dari Jatim, 2 orang dari NTT dan 2 orang dari Lampung. Dengan rincian dokumen ke 75 orang ini, 43 orang menggunakan paspor dan 32 orang tanpa dokumen.

“Hasil screning, ada beberapa permasalahan yang mereka alami, karena pekerjaan yang tidak sesuai, gaji yang tidak sesuai, tidak memegang paspor dan tidak punya visa atau permit kerja,” ungkapnya.

Setelah dihitung dan didata lanjut Kapolsek Entikong, 75 orang tersebut dipisahkan sesuai asal mereka.

Dijelaskannya lagi, penelitian hasil screning dilakukan guna mencari indikasi korban Traficking/perdagangan orang sebagai upaya mengusut Agen TKI Ilegal dan jaringannya.

“Sebelum dikembalikan ke daerah asal, seluruh TKI-B terlebih dahulu menandatangani surat pernyataan tidak kembali ke Malaysia tanpa dokumen lengkap,” pungkasnya. (Andi)