Terkait OTT yang Jerat Kepala Daerah, Ini Kata Bupati Sanggau

oleh
Bupati Sanggau Paolus Hadi

SANGGAU – Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terharap pejabat maupun Kepala Daerah yang akhir-akhir ini mengemuka, tak begitu berpengaruh bagi pengelolaan keuangan di Pemkab Sanggau. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi, Selasa (10/10/17).

Dia menegaskan yang terpenting adalah pengelolaan dilakukan secara benar berdasarkan aturan-aturan yang berlaku. Ia mengaku menyadari, setiap jabatan ada risikonya. Terpenting baginya semua dilakukan dengan benar.

“Kalau bicara rasa takut, saya mau jawab seperti apa. Karena setiap pimpinan ada risikonya. Mudah-mudahan yang kita lakukan ini mengikuti koridor, sehingga tidak mengkhawatirkan diri kita sendiri. Kalau kita mengikuti koridor, saya yakin tidak ada masalah dalam pengelolaan keuangan, karena kita khawatir itu kan, ada mengakibatkan kerugian negara,” ujarnya.

Meski mengakui masih ada kelemahan-kelemahan, lagi-lagi ia menegaskan, aturan adalah acuan dalam hal pengelolaan keuangan.

“Sekali lagi, koridor-koridor ini harus kita semua menjaga. Saya juga mengingatkan baik untuk semua staf maupun untuk kita sendiri. Dengan pengelolaan keuangan yang benar, saya berharap jangan sampailah dari kita ada yang bermasalah,” harapnya.

Upaya transparansi keuangan sudah dibuktikan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali berturut-turut dari BPK-RI Perwakilan Kalbar, yang diraih Kabupaten Sanggau. Menurutnya, tertib administrasi merupakan merupakan salah satu syarat pengelolaan keuangan negara.

“Yang kita lakukan adalah penguatan SDM di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. Karena berkaitan dengan penyerapan anggaran ini berkaitan dengan bagaimana kemampuan administarasinya. Penilaian WTP itu merupakan penilaian bagaimana pengelolaan keuangan itu dilakukan dengan benar,” tuturya. (indra)