Satarudin Minta Pemkot Pontianak Pro Aktif Tangani Permasalahan Anak

oleh
Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin

PONTIANAK – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Satarudin mengatakan masih adanya sejumlah anak yang masih memulung dan mengemis, menjadi bukti masyarakat Pontianak belum sejahtera.

“Masih adanya anak-anak yang meninta-minta dan bekerja sebagai pemulung, itu bukti kalau di Pontianak masih ada keluarga yang tidak sejahtera. Ini harus segera ditangani pemerintah,” ucapnya di Pontianak, Selasa (10/10/17).

Satar meminta dinas terkait harus proaktif turun ke lapangan karena sesuai dengan anggaran yang ada untuk penanganan permasalahan tersebut sudah dianggarkan. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi anak-anak kota Pontianak yang putus sekolah. RT-RW yang warganya mengalami keadaan demikian harusnya aktif mendata dan melaporkannya ke Dinas terkait.

“Jika dinas terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) dan yang terkait lainnya harus koordinasi jangan sampai ada anak kita di Pontianak ini putus sekolah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan jika selama ini Pemkot mengatakan kalau mereka (anak-anak) yang diamankan bukan warga Pontianak maka Pemkot juga harus bekerja sama dengan daerah asal anak tersebut untuk memberikan pembinaannya.

Namun ia katakan tidak hanya anak luar, kalau di Pontianak pun masih banyak yang kehidupan masyarakat dibawah garis kemiskinan. Satar minta pemerintah tidak malu mengakui kalau mereka adalah warga kota, tapi harus ada langkah nyata dan jelas dalam penanganannya karena anggaran juga telah disiapkan untuk hal demikian. (tim)