Polres Banjar Selidiki Kepemilikan Kayu Ilegal

oleh
Kayu ilegal yang diamankan Polres Banjar

MARTAPURA –  Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar melalui Unit Tipiter Satreskrim, hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap dua pelaku yang diduga mengangkut kayu ilegal yang ditangkap saat melintas di Jalan Koridor Perkampungan Desa Enam Takuti, Kecamatan Mataraman dan di Jalan Perkampungan Desa Tanah Habang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada 7 Oktober 2017 lalu.

Saat ini kedua pelaku berinisial Ij (44) warga Desa Lobang Baru Kecamatan Pengaron dan IS (40) warga Desa Baru, Kecamatan Mataraman, masih menjalani pemeriksaan petugas. Keduanya ditangkap lantaran kedapatan membawa kayu hasil hutan tanpa dilengkapi surat-surat yang sah dari instansi terkait.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Sofyan membenarkan telah mengamankan dua pelaku yang pada saat dilakukan penangkapan, sedang mengangkut kayu diduga ilegal, lantaran tidak bisa menunjukan dokumen surat menyurat yang sah pemamfaatan hasil hutan.

“Keduanya ditangkap di Desa Enam Takuti, Kecamatan Mataraman, sekitar pukul 04.30 Wita,” ungkapnya.

Sofyan menambahkan, selain mengamankan kedua pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan dua unit mobil truk Colt Diesel Nopol KT 8621 EB yang berisi kayu akasia, sengon, polantan, kurihang, restung dan kayu binjai dengan panjang sekitar empat meter sebanyak 57 batang dan satu potong ukuran tiga meter.

Selain itu, pada dump truk dengan Nopol DA 2449 AG petugas juga mengamankan kayu akasia dengan panjang empat meter sebanyak 30 batang, dan satu unit mesin penarik kayu yang kini di sita untuk dijadikan barang bukti.

“Untuk pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolres Banjar, guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Sofyan.

Atas perbuatanya, kedua pelaku akan dikenakan pasal 83 ayat (1) huruf b Jo pasal 12 huruf e UU RI nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, dengan ancaman hukuman diatas 4 tahun penjara. (sayyid)