Langgar UU, Talk Fusion Diminta Hentikan Kegiatan

oleh
Rusli, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng

PALANGKA RAYA – Walaupun Satgas Waspada Investasi sejak Februari 2017, telah mengintruksikan agar Talk Fusion menghentikan kegiatan penjualan produk, namun dari pengaduan masyarakat, ternyata Talk Fusion masih melakukan kegiatan.

Untuk itulah, Satgas Waspada Investasi kembali menegaskan, agar pengurus Talk Fusion segera menghentikan kegiatannya, karena tidak memiliki izin usaha dan diduga telah melanggar UU nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan merugikan masyarakat.

“Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing juga mengimbau agar seluruh asosiasi Talk Fusion, tidak merekrut anggota baru, sampai izin usaha diperoleh,”kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, Rusli, di Palangka Raya, Senin (09/10/17).

Selama ini Satgas Waspada Investasi telah melakukan berbagai upaya untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak mengikuti kegiatan Talk Fusion, karena belum memiliki izin usaha di Indonesia.

Untuk itu, bagi masyarakat jika mendapat tawaran investasi yang mencurigakan, dapat berkonsultasi atau melaporkan ke layanan konsumen OJK 1500655, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id

Talk Fusion merupakan perusahaan yang menjual aplikasi informasi dan teknologi dengan cara multi level marketing (MLM). Perusahaan ini berpusat di Florida, Amerika sejak 2007 dan masuk ke Indonesia pada 2012.(tva)