Pembangunan Jembatan Barito Terus Dikebut

oleh
Pengerjaan Jembatan saat ini yang terus dikebut agar sesuai target

MUARA TEWEH – Akses transportasi masyarakat Kelurahan Jambu dan Jingah Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, ke kota Muara Teweh, akan semakin mudah setelah jembatan penyeberangan selesai dibangun.

Saat ini jembatan rangka beton dengan konstruksi baja sedang dikebut pengerjaannya, agar penyelesaian tepat waktu sesuai dengan kontrak perjanjian kerja sama dengan pemerintah daerah.

Jembatan yang dibayai melalui Anggaran Pendatapan dan Belanja Daerah kurang lebih Rp 72 miliar tersebut, kini sudah dilakukan pengecoran di sekitar tiang pengaman bagian atas.

Sehingga bila ini selesai akan dimulai pemasangan rangka baja untuk menyatukan panjang jembatan, di jalan Panglima Batur, tepatnya di water front city ini.

Memang sebelumnya dalam tahap pengerjaan mengalami kendala terutama saat banjir,sehingga kegiatan dihentikan karena kontraktor kesulitan mengerjakan terutama rangka beton diatas tiang.

Pantauan B-ONETV di lapangan, Minggu (07/10/17), kini air sungai barito kembali naik, tapi karena pengerjaan di bagian bawah selesai, maka pengerjaan nampaknya terus dilakukan.
Bupati Barito Utara, Nadalsyah juga optimistis pengerjaan di lapangan tidak mengalami kendala dan sesuai kontrak selesai tepat waktu.

Dia juga berharap dengan selesainya jembatan tersebut nantinya akan mempermudah akses, dimana saat ini jalan menuju dua kelurahan memutar dan sebagian lewat jasa penyeberangan kelotok.

“Kita berharap tidak ada lagi kendala di lapangan setelah ada banjir beberapa waktu lalu,” kata Nadalsyah.

Selain itu,jembatan sebagai obyek wisata, karena persis di bawahnya juga ada water front city. Untuk bangunan tersebut,saat ini sudah dijadikan ikon Kota Muara Teweh. Dengan selesainya jembatan nanti bisa menambah obyek wisata. Sebab untuk di seberang kota Muara Teweh, telah berdiri Islamic centre, dimana nanti adalah pusat kegiatan keagamaan. (Bani)