Ekspor Beras dari Sanggau Berlanjut

oleh
Ilustrasi pedagang beras

SANGGAU – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, John Hendri memastikan, lauching ekspor beras yang dijadwalkan dilakukan Presiden RI Joko Widodo di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada 21 Oktober 2017 mendatang tetap berlanjut sesuai rencana.

“Hasil rapat kami di Pontianak dihadiri Sekda Sanggau dengan direktur PT. GSA yang mengurusi eksport beras kemaren, louching jadi, tidak ada masalah,” kata John kepada wartawan, Minggu (08/10/17).

Jawaban John Hendri sekaligus menjawab keragu-raguan jadi tidaknya ekspor yang sudah direncanakan sebelumnya.

“Karena semua orang sudah tahu akan ada launching, kalau tiba-tiba tidak jadi, malu juga kita,” katanya.

Persoalan kemarin, lanjut John terkait belum sepakatnya masalah harga.

“Dia cerita, Pengusaha Malaysia itukan awalnya ngasi harga ke kita 2,4 RM, kalau kita rupiahkan sekitar 7.500 per kilo. Nah, disitulah b to b tadi nego, akhirnya ketemu angka yang kemudian disepakati,” jelas Joh.

Malaysia juga memberikan kuota 20 persen dari total kebutuhan beras mereka kepada Indonesia atau sekitar 1.600 ton per tahun.

“Beras yang kita ekspor juga ada standarnya, beras jenis premium yang patahannya lima persen, dalam artian tidak banyak hancur berasnya, perkara jenis beras tidak masalah,” terang John.

Disinggung beras daerah mana di indonesia yang akan diekspor ke Malaysia, John mengaku belum tahu.

“Itu yang kita belum tahu, yang jelas Sanggau harus ikut andil, kalau bisa kita siapkan minimal dua truklah,” harapnya.

Mengingat waktu launching yang sudah sangat dekat, John mengaku optimistis Kabupaten Sanggau bisa ikut berpartisipasi dalam ekspor beras.

“Harus, kita kan punya cara-cara, kalau beras di petani kita lebih tinggi atau sama dengan harga permintaan Malaysia, mau tidak mau kita subsidi, yang penting kita sukseskan dululah launching ini, setelah itu nantikan pasar yang main, sementara ini kita fasilitasi dululah lauching ini,” tutur John. (indra)