DPRD Sanggau Tunda Dua Raperda Eksekutif, Ini Sebabnya

oleh
Ilustrasi - Raperda

SANGGAU – Dua Raperda masing – masing Raperda tentang Pemekaran Kecamatan Kapuas Selatan dan Raperda Politeknik Negeri dipastikan ditunda pembahasannya. Ini dipicu karena masuknya tanpa melalui mekanisme legislatif.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Pemerintah (Bapemperda) DPRD Sanggau, Susana Herpena kepada wartawan, Minggu (08/10/17) menjelaskan, pihaknya sedang melakukan pembahasan empat raperda eksekutif yang pada saat ini sudah memasuki tahap pembahasan.

Raperda dimaksud adalah Raperda ketertiban umum (tibum), Raperda tentang penyelenggaraan pendidikan, Raperda tentang kawasan tanpa rokok dan Raperda tentang pengelolaan barang milik daerah.

“Kami tidak mengganggap dua Raperda baru ini tidak penting, sangat penting, cuma persoalannya waktunya yang sangat mepet, mestinya dua Raperda ini masuk sejak awal, bukan tiba-tiba begini, harusnya jauh-jauh hari,” kata Susana.

Politisi PKPI mengaku, keberadaan dua raperda tersebut sangat penting dan ditunggu masyarakat. Oleh karenanya, pembahasannya tidak bisa main-main karena menyangkut masyarakat banyak.

“Dan kita tidak mau nanti ada masalah dan menjadi bom waktu bagi pemerintah daerah. Intinya kita tidak menghambat karena ini adalah raperda eksekutif, silahkan diusulkan karena keputusan ada di PU dan PA Fraksi,” ujarnya.

Seharusnya, lanjut dia, masuknya dua Raperda tersebut harus melewati mekanisme yang ada, sama seperti Raperda yang lain. Misalnya harus melalui Prolegda, melalui paripurna Pansus barulah di godok melalui naskah akademik.

“Inikan tidak, tiba-tiba disodorkan ke kita, mana mungkin bisa kita bahas dengan waktu yang sangat mepet seperti ini,” jelasnya.

Pada prinsipnya DPRD sangat mendukung kedua Raperda yang diusulkan Pemerintah, apalagi tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat Sanggau, tetapi seharusnya melalui proses yang semestinya.

Saat ini, pihaknya sedang memfokuskan pembahasan empat Raoerda yang sebelumnya sudah diusulkan.

“Kami menyarankan dibahas tahun depan, karena kami saat ini lagi fokus membahas empat Raperda yang sudah ada,,” tegasnya. (indra)