Sutarmidji Angkat Bicara Terkait “Surat Sakti” dari DPP Golkar

oleh
Surat Keputusan DPP Partai Golkar atas penunjukan Sutarmidji dan Ria Norsan untuk maju pada pilkada 2018

PONTIANAK – Sutarmidji angkat bicara terkait pengesahan dan penetapan dirinya sebagai calon Gubernur Kalimantan Barat berpasangan dengan Ria Norsan sebagai wakilnya oleh DPP Partai Golkar.

Melalui keterangan resminya, Sabtu (07/10/17) sore, Pria yang kini menjabat sebagai Wali Kota Pontianak itu mengakui penunjukan dirinya dan Ria Norsan oleh DPP Golkar itu, sudah melalui sejumlah pertimbangan, diantaranya hasil survey, dan kesamaan visi yang mereka miliki masing-masing. Hasil survey elektabilitas menunjukan jika dirinya dan Ria Norsan bertengger di nomor satu dan tiga. Selain nama Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang namanya mencuat dari hasil survey itu.

“Karena bu Karol ingin maju sebagai Cagub, saya pilih pak Norsan untuk koalisi,” kata Sutarmidji.

Menurut dia, sebelum adanya pengesahan oleh partai Golkar itu, sudah ada sejumlah partai yang mendukungnya maju sebagai Calon Gubernur Kalbar.

“Saya awalnya sudah didukung Nasdem, PKB, PKS yang total jumlah 9 kursi. Golkar putuskan saya dengan pak Norsan, jadi kami sudah cukup 18 kursi dari 13 yang dipersyaratkan,” kata Sutarmidji kepada awak media.

Sutarmidji mengatakan yang pasti penunjukan Ia dan Ria Norsan sudah melewati berbagai pertimbangan yang matang dan pandangan pengurus Partai yang dibahas melalui rapat internal.

“Partai selalu lihat elektabilitas, nah saya ketemu pak Surya Paloh lihat hasil survey saya lewat Pol Tracking (lembaga survey, red) beliau langsung putuskan dukung saya. Saya juga ketemu pak Muhaimin Iskandar, saat dia lihat survey elektabilitas saya beliau langsung dukung. Nah saya ketemu juga ketua harian Golkar, Sekjen Golkar. Kenapa saya ketemu mereka karena saya mendaftar di Golkar,” ujarnya.

Baca:    ini alasan golkar tak tunjuk karolin sebagai cagub kalbar

Lanjut Sutarmidji, meskipun sudah ada pengesahan tersebutdan memenuhi persyaratan pencalonan, dirinya dan Ria Norsan masih belum akan mendeklarasikan berpasangan dikarenakan masih ada agenda pertemuan dengan sejumlah tokoh politik.

“Saya tetap harus ketemu beberapa tokoh dulu, baru ajak pak Norsan deklarasi. Supaya semua berjalan dengan baik,” pungkas dia.

Sebelumnya, ketua DPP Partai Golkar Setya Novanto sudah mengeluarkan surat pengesahan dari DPP Golkar yang menunjuk Sutarmidji untuk menjadi Calon Gubernur Kalimantan Barat dan berpasangan dengan Ketua DPD Partai Golkar Kalbar Ria Norsan. (Dede)

setnov tunjuk sutarmidji dan ria norsan di pilgub kalbar 2018