BPS Sebut Indeks Demokrasi Indonesia di Kalbar Menurun

oleh
Ilustrasi
PONTIANAK – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat Pitono memaparkan Indeks Demokrasi Indonesia Provinsi Kalimantan Barat 2016 sebesar 75,28 dari skala 0 sampai 100, angka ini turun 1,12 poin dibandingkan dengan IDI Provinsi Kalimantan Barat 2015 sebesar 76,40.
“Tingkat demokrasi Kalimantan Barat tahun 2016 masih berada pada kategori  sedang,” kata Pitono, Jum’at (06/10/17).
Sementara itu, kata Pitono, Indeks Demokrasi Nasional 2016 mencapai angka 70,09 (lebih rendah dari IDI Kalimantan Barat). Tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga katergori yakni “baik” (indeks > 80), “sedang” (indeks 60 –80), dan “buruk” (indeks < 60).
Ia menjelaskan, penurunan angka yang merupakan indeks komposit tersebut dipengaruhi perubahan tiga aspek demokrasi
yang diukur yakni Kebebasan Sipil (Civil Liberty) yang turun 13,52 poin dari 96,81 pada 2016 menjadi 83,29 pada 2016.
Hak-Hak Politik (Political Rights) naik sebesar 10,13 poin  dari 65,57 pada tahun 2016 menjadi 75,70 pada tahun 2016, serta Lembaga-lembaga Demokrasi (Institution ofDemocracy) mengalami penurunan yakni sebesar 3,41 poin dari 67,95 pada tahun 2016 menjadi 64,54 pada tahun 2016.
“Secara metodologis dalam pengumpulan data digunakan 4 sumber data berupa review surat kabar lokal, review dokumen Perda, Pergub, Focus Grup Discussion (FGD) dan wawancara mendalam,” pungkasnya. (Andi)