Jalan Poros Kandui – Batu Raya Diperlebar

oleh
Camat Gunung Timang Sahmiludin Surapati saat bersama dinas tehknis meninjau jalan yang akan digunakan mobilisasi alat dari PLN
MUARA TEWEH – Tahun ini Pemerintah daerah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN)  akan merealisasikan sambungan jaringan dari Kandui menuju Desa Batu Raya, Kecamatan Gunung Timang.
Camat Gunung Timang, Sahmiludin Surapati kepada B-ONETV, Jumat (06/10/17) mengatakan, jalan poros baru dari samping kantor kecamatan tembus desa Payang Ara mulai hari ini akan dibangun untuk mendukung distribusi tiang listrik jalur Kandui – Batu Raya.
“Insya Allah kanan kiri jalan poros yang ada saat ini  akan diperlebar masing masing kanan kirinya dua meter. Mohon doa dan dukungan untuk kita semua warga Gunung Timang,” katanya.
Menurutnya, jalan untuk angkutan mobilisasi alat PLN nantinya melalui jalur belakang kantor camat. Dimana jalan tersebut, sepanjang 1,4 kilometer tembus Desa Payang Ara. Jalan ini juga akan memangkas jarak tempuh sekitar 4,5 kilometer, dari pada melewati jalur yang ada.
Selain itu, untuk jalan poros dari Kandui Batu Raya nantinya akan dilebarkan sesuai dengan arahan bupati Barut melalui dinas pekerjaan umum.
“Kemarin saya bersama beberapa orang dari dinas teknis sudah melihat ke lokasi,” katanya.
Dengan adanya perluasan jalan tersebut, diharapkan juga akses dari Kandui menuju Batu Raya lebih mudah. Terlebih lagi pada desa sekitarnya, karena untuk ke Batu Raya,  ada beberapa desa yang dilewati,  salah satunya desa Payang Ara.
Menurut dia, desa Batu Raya merupakan wilayah transmigran dimana ada dua Desa seperti Batu Raya satu dan dua. Dan wilayah ini berbatasan dengan kabupaten Barito Selatan. Selain itu juga mayoritas penduduk bermata pencarian dari hasil pertanian dan kebun.
“Saat ini memang akses jalan sudah seluruhnya dilakukan pengerasan dari Kandui hingga Batu Raya satu. Dengan ditambahnya pelebaran tentu saja akses akan lebih mudah lagi. Terutama untuk angkutan hasil pertanian dan perkebunan seperti karet dan kakao,” kata Sahmiludin. (Bani)