Banyak yang Retak, Warga Desa Jamut Pertanyakan Kualitas Pembangunan Bendungan

oleh
Sejumlah bagian bendungan yang mengalami keretakan

BARITO UTARA – Warga Desa Jamut, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mempertanyakan kualitas pembangunan proyek bendungan irigasi yang terkesan asal-asalan.

Salahsatu warga kepada B-ONETV, Kamis (05/10/17) menuturkan jika banyak fisik proyek negara itu sudah hancur, bahkan ada sebagian materil yang retak dan pecah. Padahal, kata dia proyek itu baru berjalan hitungan bulan saja.

“Dana untuk proyek irigasi itu tidak terhitung lagi tahun ini saja tidak tanggung – tangung proyek tersebut di anggarkan 20 miliar,” ujar Simamora, warga Desa Jamut.

 

Ia berharap, pemerintah secara serius membangun bendungan tersebut agar bisa bermanfaat pembangunannya dan dapat dirasakan masyarakat setempat.

“Kalau bisa bendungan itu bener- bener proyeknya bagus jangan asal jadi saya supaya tahannya proyek tersebut lebih lama,” pungkasnya.

Sementara itu, ketika B-ONETV mencoba menghubungi Bahrani, selaku pihak Balai Kementerian Dinas Pekerjaan Umum  melalui telepon dan aplikasi Whatsapp guna mengkonfrimasi namun tidak ada jawaban. (BR)