Pemuda Pancasila Palangka Raya Cari Ketua Baru

oleh
Pembukaan Muscab Pemuda Pancasila, di JS Kitchen Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, saat ini sedang melakukan pemilihan ketua baru, melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di JS Kitchen Palangka Raya, Rabu (04/10/17). Dua nama mencuat, yakni Bobi Gandrung dan Excel Afriando Narang.

Dari rumor yang diterima, Excel memang merupakan calon kuat yang akan menjadi ketua baru Pemuda Pancasila Palangka Raya.

Excel yang merupakan suami artis Keyza Karamoy ini, mencalonkan diri sebagai salah satu kandidat, bukan karena embel-embel nama besar sang ayah, Aries M Narang yang merupakan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng.

Tetapi karena ingin lebih menjadikan keberadaan Pemuda Pancasila yang sudah hampir 10 tahun di Kota Palangka Raya, gaungnya lebih terdengar lagi.

“Jika saya yang dipilih, saya akan membuktikan bahwa saya dipilih karena memang mempunyai kapasitas, bukan karena nama besar ayah saya,” tegasnya.

Sebelumnya, saat pembukaan kegiatan Wakil Ketua Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Annur Hasan, menyatakan saat ini tantangan pemuda lebih besar dan berat. Di tengah isu yang sedang berkembang, baik paham komunis, radikalisme dan narkoba.

Namun hendaknya, ditengah berbagai tantangan, tetap terus mengasah kapasitas diri, sehingga dengan berbagai tantangan apapun mampu memberi kontribusi positif bagi daerah. Apalagi sebagai pemuda, yang diharapkan dapat menjadi penerus pembangunan bangsa.

“Mudahan-mudahan kita sebagai tonggak pembangunan dan penerus pembangunan, mampu menjadi garda kedepan. Dengan adanya pengurus baru dapat memberikan energi dan semangat baru, sehingga Pemuda Pancasila akan terus tetap eksis dan memberikan kontribusi positif di Kota Palangka Raya,” ujarnya.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalteng, Petrus S Gimat, tak memungkiri dengan adanya wacana pemindahan ibukota ke Palangka Raya, membuat dampak positif dan negatif, baik peradaban, adat istiadat maupun sosial.

“Hal ini merupakan tantangan bagi Pemuda Pancasila, jika Palangka Raya menjadi ibukota kita patut berbangga dan bersyukur. Sikap Pemuda Pancasila,apakah sudah siap menerima perubahan baik secara budaya, sosial, ekonomi. Ini yang menjadi pertanyaan,” imbuhnya. (tva)