Di Mempawah, Saling Sindir Berujung Pengeroyokan

oleh
Luka lebam dan memar yang dialami korban

MEMPAWAH – Wahyuni alias Uni, warga gang Tani, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, tak menyangka kesalahpahaman yang bernada sindiran berujung pertikaian.

Uni harus menderita luka lebam di wajah dan sekujur tubuhnya akibat dikeroyok empat oknum warga berinisial EM, IJ, RT, dan KK.

Kepada B-ONETV, Rabu (04/10/17) Uni menceritakan jika kejadian bermula saa ia mengasuh adik dan anak-anaknya yang masih kecil di rumahnya. Keempat pelaku datang dan salahsatu pelaku EM marah dan mengingatkan dirinya agar tidak terus-terusan menyindir pelaku.

“Keempat pelaku langsung menyiram air cabe yang dibawa dari rumahnya ke wajah saya sehingga mengenai mata,” bebernya.

Tidak hanya itu saja, usai menyiram air cabai ke wajahnya, keempat pelaku langsung menganiaya dengan menarik rambut hingga memukul korban sampai pingsan.

“Setelah puas dengan perlakuannya kemudian keempat orang pelaku tersebut, kemudian pulang ke rumahnya,” kata Uni.

Atas kejadian mengenaskan itu, Uni bersama suaminya langsung melaporkannya ke Polsek Sungai Pinyuh.

Sementara, pihak Polsek Sungai Pinyuh, melalui Aiptu Joko Santoso membenarkan jika telah menerima laporan terkait tindak penganiayaan tersebut.

“Pelaku  diperiksa dan dimintai keterangan, diketahui semua pelaku adalah warga gang Pancasila, Sungai Pinyuh,” pungkasnya. (Hamzah Boy)