Masyarakat Kalbar Harus Waspadai Diabetes

oleh
yayasan masyarakat sehat sejahtera saat memberikan pemaparan Bahaya Diabetes di lingkungan RRI.

PONTIANAK – Diabetes merupakan penyakit yang berkaitan erat dengan hormon. Penyakit ini menjadi mematikan, disebabkan banyak pengidapnya yang tidak sadar telah terjangkiti penyakit ini, sehingga sudah saatnya masyarakat khususnya warga Kalbar untuk mewaspadai penyakit tersebut.

“Tahun 2016, berdasarkan data dari dikti.go.id, Indonesia berada di peringkat ke 4 Dunia dalam hal jumlah penderita diabetes terbesar setelah india, cina dan Amerika Serikat dan parahnya Provinsi Kalbar menduduki peringkat pertama,” ujar Penyuluh kesehatan dari Yayasan Masyarakat Sehat Sejahtera, Yuli Virma, Selasa (03/10/17).

Menurutnya, untuk daerah Kalbar dengan jumlah penduduk 5 Juta lebih, diperkirakan sekitar 300 – 500 warga Kalbar terkena Diabetes. Sehingga penyakit ini menjadi perhatian kita bersama agar bisa dicegah sedini mungkin.

“Diabetes atau penyakit kencing manis, merupakan penyakit yang timbul karena ketidakmampuan tubuh dalam mengolah karbohidrat atau gula darah akibat tidak berfungsinya insulin secara sempurna,artinya tidak bisa disembuhkan namun bisa di normalkan,” ungkapnya.

Sehingga sebelum terkena, lanjutnya perlu dilakukan upaya pencegahannya. Misalnya dengan mengontrol berat badan, makan yang sehat dan menghindari makan cepat saji (fastfood) minuman kaleng, dan rokok.

“Rutin memeriksakan kesehatan khususnya mengecek kadar gula dalam tubuh, dan rajin berolahraga serta mewaspadai gejalanya misalnya mudah haus, lelah, sering buang air kecil, dan daya tahan tubuh yang semakin lemah, atau luka di tubuh yang sulit sembuh,” tutupnya. (Budi)