Maret-September 2017 Diskominfo Pontianak Terima 300 Pengaduan dari Aplikasi Gencil

oleh
Narasumber pada acara sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat (Parmas) untuk perluasan jejaring Ombudsman RI perwakilan Kalbar bagi Ketua RT Kota Pontianak dan Kubu Raya di Hotel Haris, Senin (02/10/17)

PONTIANAK –  Kabid Pelayanan Elektronik dan Telematika Diskominfo Kota Pontianak, Syamsul Akbar mengatakan, dari bulan Maret sampai September 2017, pihaknya setidaknya telah menerima sekitar 300 laporan yang berasal dari aplikasi Govermenta and smart city landmark (Gencil )  e-Lawar (elektronik Laporan Warga).

Gencil adalah suatu aplikasi yang dikembangkan Pemerintah Kota Pontianak yang menjadi wadah warganya  menyampaikan pengaduan melalui smartphone.

“Dari jumlah pengaduan tersebut, 46 sedang diproses, 216 diselesaikan dan 27 ditolak,” katanya saat menjadi narasumber pada sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat (Parmas) untuk perluasan jejaring Ombudsman RI perwakilan Kalbar bagi Ketua RT Kota Pontianak dan Kubu Raya di Hotel Haris, Senin (02/10/17).

Namun peserta sosialisasi yang hadir mempertanyakan mengenai aksesbilitas dan evektifitas aplikasi Gencil / e-lawar tersebut, mengingat warga sudah sering mengadu tetapi tidak ada tindak lanjut.

Selain itu, tidak semua warga Kota Pontianak familiar menggunakan aplikasi di Smart HP nya. Mengenai tugas dan fungsi Ombudsman, salah satu peserta atas nama Marhaban dari Sungai Raya Kubu Raya menyarankan agar Ombudsman dapat melakukan sosialisasi sampai ke tingkat kecamatan.

Agar masyakat akar rumput yang sering mengalami masalah layanan publik dapat melaporkan kepada Ombudsman. (Andi)