Korban Arisan Bodong di Kalteng Melapor ke Polisi

oleh
Dirreskrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Agung Prasetyoko dan Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Pambudi Rahayu

PALANGKA RAYA – Terhitung hingga saat ini sudah 11 korban penipuan arisan online, yang dilakukan LJ melaporkan kasus ini ke Dit Reskrimum Polda Kalteng. Hal ini diungkapkan Dir Reskrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Agung Prasetyoko saat menggelar keterangan persnya, Selasa (03/10/17).

Agung menjelaskan, korban tergiur dengan jual beli arisan ini, karena dijanjikan LJ, akan mendapatkan keuntungan uang berlipat-lipat. Kalau menyetor Rp 5 juta keuntungannya Rp 7  juta. Rp 9 juta, menerima Rp 13 juta, Rp 23 juta mendapatkan Rp 35 juta dan jika Rp 27 juta menerima Rp 45 juta.

“Jadi modusnya terlapor mengirimkan broadcast (BC) melalui BBM ke korban yang berisi jual beli arisan online dengan janji dapat uang berlipat-lipat,” ujar Agung.

Akibat perbuatannya, LJ dikenai pasal 378 Jo 379a tentang penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Agar kejadian serupa tak terulang lagi, Agung mengimbau kepada seluruh masyarakat jangan mudah terpengaruh janji-janji yang tidak masuk akal.

Selain itu lebih berhati-hati dan teliti dalam melakukan transaksi secara online apalagi arisan online. Jika terlihat meragukan jangan melakukan pembayaran dan segera membatalkan. (tva)