Dua Oknum Kades di Barito Utara, Diduga Korupsi Anggaran Dana Desa

oleh
Kepala Seksi Bidang Pidana Khusus (Kasi pidsus) Kejaksaan negeri Barut, Lucky Wijaya.

MUARA TEWEH – Anggaran Dana Desa dari pemerintah diduga menjadi ajang praktik ‘bancakan’ bagi oknum Kepala Desa.

Seperti dua oknum Kepala Desa di Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah yang saat ini tengah disidik oleh Kejaksaaan Negeri  Barito Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun B-ONETV, dua oknum kepala desa itu diduga menyalahgunakan anggaran Dana Desa tahun 2016, dengan modus membuat keterangan fiktif dan mark up anggaran, sehingga menimbulkan kerugian negara.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Barut, Bernard EK Purba, Selasa (03/10/17) mengatakan, pihaknya telah melakukan pemanggilan kedua Kades itu beberapa waktu lalu untuk dimintai keterangan, namun sempat tidak memenuhi panggilan.

Bernard EK Purba menambahkan, kedua oknum Kepala Desa tersebut diantaranya Desa Jangkang Baru dan Papar Pujung Kecamatan Lahei Barat.

“Keduanya sudah dilakukan keterangan yang kemudian untuk diserahkan pada bidang pidana khusus guna lidik dan penyidikan,” kata Bernard.

Menurutnya, keduanya diduga menyalahgunakan anggaran Dana Desa tahun 2016 dimana masing masing desa mendapat alokasi kurang lebih Rp1,3 miliar.

Sementara itu kepala seksi Pidana Khusus, Lucky Wijaya membenarkan berkas dari bidang intelijen sudah diterima, namun masih dalam penyelidikan diantaranya kepala Desa Jangkang Baru, sedangkan Papar Pujung sudah masuk penyidikan.

“Untuk saat ini memang kita telah terima dua berkas dari bidang intelijen dengan dugaan korupsi alokasi dana desa tahun 2016,” kata Lucky Wijaya.

Kendati membenarkan menerima berkas, namun dia tidak memaparkan secara rinci karena masalah ini masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (Bn )