Angka Perceraian PNS Pontianak Didominasi Guru, BKD Temukan Fakta Mengejutkan…

oleh
Ilustrasi

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengungkapkan jika dari 10 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengajukan izin perceraian kepadanya pada tahun 2017 ini, 8 diantaranya adalah perempuan.

“Dari 10 itu hampir 70 persennya itu didominasi guru, saya tak tahu penyebabnye. Intinye mungkin ketidakseimbangan penghasilan, gurukan penghasilan besar, yang pasti kite tak tahu tu kenape lebih banyak guru,” ungkap orang nomor satu di kota Pontianak itu kepada awak media, Senin (02/10/17).

Sementara itu kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pontianak, Khairil mengungkapkan angka perceraian PNS di lingkungan Pemkot Pontianak tahun ini jauh lebih rendah jika tahun 2016 lalu, dimana tahun lalu mencapai 17 kasus.

Ia mengungkapkan ada sejumlah faktor yang menjadi pemicu perceraian tersebut, antara lain, ketidakharmonisan, hingga pengaruh dari penyalahgunaan media sosial.

“Kita tidak menutup mata jika media sosial juga menjadi masalah, jadi hati-hati dalam penggunannya,” ujar dia kepada awak media.

Khairil menambahkan jika rentan usia PNS yang menggungat cerai itu umur lahir 1970, bahkan ada yang tahun 1986.

“Fungsi kami di BKD jika mendapat pengaduan perceraian, kami laksanakan mediasi untuk memberikan nasehat. Jika tidak bisa yang bersangkutan lapor ke Wali Kota. BKD mediasi lagi mengingatkan lagi apapun masalahnya, jika tidak bisa baru kita izinkan lapor ke kantor agama,” pungkas Khairil. (Dd)