Mobilitas Pelayanan Disdukcapil Sanggau Tinggi

oleh
Ilustrasi : e-KTP

SANGGAU – Tingginya mobilisasi pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) membuat Dinas tersebut, menjadi salah satu dinas tersibuk dibandingkan dinas lainnya. Untuk itu, Pemerintah Daerah diminta memberikan perhatian serius untuk Disdukcapil.

Seperti yang disampaikan Anggota Komisi A DPRD Sanggau, Sabinus Kimsuan yang berharap, memberikan perhatian khusus untuk Disdukcapil Kabupaten Sanggau, karena mobilitas disana sangat tinggi.

“Beban kerja Dukcapil sangat luar biasa, Dinas yang setiap hari selalu ramai adalah di Dukcapil, kita harap agar ada perhatian khusus dari Bupati atau Wakil Bupati, ” pintanya, Senin (02/10/17).

Perhatian yang dimaksud, lanjut Politisi Partai Hanura Sanggau itu adalah dengan memberikan peralatan ataupun kendaraan operasional, yang memadai untuk menunjang kinerja mereka. Karena intensitas kerja mereka sangat padat.

“Perlu kendaraan roda empat dan roda dua, jadi bisa digunakan untuk jemput bola kepada masyarakat, baik rekam e-KTP maupun pengurusan administrasi kependudukan lainnya, misalnya KK dan Akta,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Sekretaris Fraksi Partai Hanura Sanggau itu, alat-alat elektronik berupa komputer ataupun laptop untuk mempermudah kinerja pegawai di Dinas Dukcapil juga harus disediakan.

“Yang saya lihat, dari tahun 2010 sampai saat ini selalu ramai karena masyarakat berurusan, baik KTP, Akta, KK. Peralatannya saya minta harus lengkap,” harapnya.

Dengan sarana dan prasarana dan petugas yang memadai, tentu sangat memperlancar kinerja di Dukcapil Sanggau.

Berkaitan dengan blangko dan server yang merupakan kewenangan pemerintah pusat, Kimsuan berharap agar segera diselesaikan, namun ia mendapat informasi bahwa blangko EKTP sudah disalurkan.

“Kadang yang menjadi kendala ini adalah server untuk perekaman, harapan kita agar segera diatasi, karena servernya kan di pusat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sanggau, H Zawawi menyampaikan, saat ini, blangko E-KTP sudah disalurkan ke Disdukcapil, akan tetapi terkendala di server yang terkadang gangguan.

“Perekaman tetap bisa dilakukan, tapi diservernya kadang gangguan, servernya kan di pusat, jadi data perekaman terkendala di server. Jadi data perekaman tidak balik ke kita,” ujarnya.

Kendati demikian,, lanjut Zawawi, pihaknya tetap melakukan jemput bola di masyarakat, karena jadwalnya sudah ditentukan daerah mana saja yang akan diadakan jemput bola untuk perekaman dan pengurusan administrasi kependudukan lainya. (indra)