Sutarmidji Paparkan Sejumlah Keberhasilan Dihadapan 800 Delegasi Dunia di Singapura

oleh
Wali Kota Pontianak Sutarmidji saat menjadi pembicara utama di SIngapura

PONTIANAK – Merupakan suatu kebanggaan bagi Kota Pontianak ketika Wali Kota-nya didaulat menjadi pembicara utama dalam sebuah seminar tingkat internasional.

Seperti halnya Wali Kota Pontianak, Sutarmidji yang diundang menjadi keynote speaker atau pembicara utama dalam gelaran Innovation Labs World, yang merupakan ajang bergengsi tahunan yang menghadirkan inovator-inovator dari seluruh dunia.

Bertempat di Suntec Convention Center, Innovation Labs World dihadiri oleh lebih dari 800 peserta dari seluruh dunia, Selasa (26/09/17).

Dalam kesempatan ini, Sutarmidji berbicara dalam sesi Finansial, Bisnis, dan Perdagangan. Selain itu, ia juga diundang untuk berbagi pengalaman pada sesi Focus Group dengan tema mencapai dampak yang diinginkan dan legitimasi.

“Saya membawa misi untuk kebanggaan Kota Pontianak yakni jadi pembicara di hadapan para kepala daerah dan delegasi dari beberapa negara bicara tentang kebanggaan satu kota dengan teknologi informasi kaitan dengan Finansial Teknologi,” ujarnya saat ditemui di kediaman dinas, Minggu (01/10/17).

Dalam paparannya, Sutarmidji menjelaskan tentang visi Kota Pontianak untuk menjadi yang terdepan dalam Teknologi Keuangan (Financial Technology) di Indonesia. Ia percaya bahwa Kota Pontianak mampu mewujudkan visi ini.

“Sudah tidak jaman lagi kita membawa-bawa dompet yang tebal, di Pontianak nantinya cukup bawa smartphone saja kita sudah bisa bertransaksi,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Pontianak ini juga berbagi tentang kebijakan Kota Pontianak untuk menerapkan sistem cashless dalam berbagai transaksi di Kota Pontianak. Untuk menerapkan kebijakan cashless Kota Pontianak akan bekerjasama dengan start-up lokal untuk membangun sistem.

“Pada tahun 2018, seluruh transaksi keuangan di Pemerintah Kota Pontianak tidak akan ada lagi yang dilakukan secara tunai. Dan ini akan dilakukan di SPBU, dan beberapa titik lainnya,” terang Sutarmidji.

Dalam penerapannya, pihaknya akan terus melakukan perbaikan-perbaikan sehingga akan didapatkan sebuah sistem yang cocok untuk Kota Pontianak. Penerapan sistem cashless ini juga dapat mencegah terjadinya korupsi.

“Semua transaksi keuangan tercatat secara elektronik, dan realtime sehingga tidak bisa lagi disalahgunakan dan diselewengkan,” tegasnya.

Wali Kota Sutarmidji bersama sejumlah delegasi